Senin, 08 Jun 2026 13:36 WIB

Misteri Terbakarnya Rumpun Bambu di Bawah Bukit Angker

Rumpun bambu yang terbakar (Foto: Irul Hamdani/jatimnow.com)
Rumpun bambu yang terbakar (Foto: Irul Hamdani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah api misterius membakar rumpun bambu yang tumbuh di tepi sungai, jauh dari pemukiman warga. Peristiwa ini terjadi di penghujung September 2020 saat saya ngobrol santai dengan seorang teman.

Senja baru saja menyelinap di balik cakrawala. Mega merah berangsur memudar, disusul suara serangga nokturnal bersahutan. Seolah para serangga bersukacita menyambut hari yang telah berganti malam.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Suara Azan Maghrib yang berkumandang memaksa kami berdua untuk menyudahi obrolan santai sedari sore di sebuah balai joglo di inggiran kompleks persawahan (lokasi sengaja kami rahasiakan).

Selepas Salat Maghrib, kami kembali ke balai untuk melanjutkan gesah sembari menikmati secangkir kopi yang nyaris habis. Namun baru saja menaruh badan di kursi, suara gemeratak keras terbawa desir angin malam yang menghembus di persawahan.

Saya beranjak mencari asal suara yang mirip ranting-ranting kayu terbakar tersebut. Benar, tak jauh dari posisi kami berada terlihat sangat jelas kobaran api. Api itu membakar rimbun bambu yang tumbuh di bibir sungai kecil yang berbatasan dengan sebidang sawah.

"Siapa yang membakar?" gumamku.

Api semakin menjilat hebat membakar bambu-bambu. Kami pun mendekat ke arah kobaran api yang cahayanya terlihat menerangi kegelapan di sekitarnya. Namun tidak terlihat seorang pun berada di sana.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Pun jika ada orang di sana, bisa dipastikan hanya orang-orang tertentu saja. Sebab lokasi persawahan ini, sisi timurnya terdapat sebuah bukit kecil yang terkenal sangat angker. Beragam laporan perihal keanehannya menjadi cerita warga setempat.

Karena penasaran, kami beranjak untuk lebih dekat lagi, memeriksa kembali. Hasilnya tidak ada satu pun orang kecuali kami. Anehnya kobaran api terlihat stabil bagai api unggun yang terjaga.

Beberapa menit berada di sana, kami beranjak pergi dan memutuskan pulang ke rumah. Saat pergi api masih berkobar. Namun rasa penasaran masih terus menyelimuti. Bagaimana bisa rimbun bambu hidup tersebut terbakar dengan sendirinya. Dan siapa pelakunya?

"Mungkin ada bara yang terbawa angin atau terkena gesekan bambu yang dihempas angin," begitu dugaan kami.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Keesokan harinya, saya seorang diri mendatangi rimbun bambu yang terbakar tersebut. Rimbun bambu terlihat masih hijau. Tak satupun batang bambu yang terlihat gosong atau bekas terbakar. Hanya sisa dedaunan bambu kering yang terbakar separuhnya saja.

 

Penulis adalah wartawan jatimnow.com

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.