Rabu, 22 Jul 2026 17:39 WIB

Kemenperin Gelar Diklat 3 in 1 Serentak di 7 Daerah

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 23 Okt 2020 11:07 WIB
Pembukaan Diklat 3 in 1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual
Pembukaan Diklat 3 in 1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual

jatimnow.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat sehingga daya serap tenaga kerja industri berkurang. Tingkat kesejahteraan masyarakat dan pengangguran juga meningkat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan industri nasional terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi perhatikan, yaitu investasi, teknologi dan sumber daya manusia (SDM).

Baca Juga: Sambut Aturan Kemenperin, SIER Permudah Tenant Urus RKL-RPL Rinci

"Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM yang kompeten," ujar Sigit dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (23/10/2020).

Sigit menyampaikan hal itu saat membuka Diklat 3 in 1 serentak di 7 Balai Diklat Industri (BDI) secara virtual, Kamis (22/10/2020).

Dia menambahkan, era revolusi industri 4.0 yang saat ini membuka kesempatan bagi SDM di berbagai sektor industri untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan perkembangan teknologi.

"Untuk itu diperlukan adanya pembekalan keterampilan dasar, peningkatan keterampilan (up-skilling) atau pembaruan keterampilan (reskilling) bagi para tenaga kerja yang didasarkan pada kebutuhan dunia industri saat ini," jelasnya.

Baca Juga: Pidie Jaya Terkepung Krisis, Hendy Setiono Pasok Toren Air Bersih

Atas dasar itu, Badan Pengembangan SDM Industri Kemenparin menggelar Diklat 3 in 1 (Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi dan Penempatan Kerja) sebagai wujud nyata peran serta pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya serap tenaga kerja industri dimasa pandemi Covid-19.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diberikan kompetensi teknis untuk mengembangkan kemampuan kognitif terkait aspek pengetahuan dan keterampilan saja. Juga kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama dengan sesama individu atau kelompok lain sebagai bekal sikap kerja.

"Ini merupakan kali ketiga di tahun ini kita melaksanakan pembukaan Diklat 3 in 1 secara serentak," tambah Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto.

Baca Juga: Pakuwon Group dan BCA Hadirkan KPR dengan Bunga Terendah Sepanjang Sejarah

"Dalam melaksanakan diklat ini para perusahaan industri atau mitra industri telah memiliki Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI)," sambung dia.

Diklat 3 in 1 kali ini diikuti sebanyak 1.602 peserta dari BDI Medan, Padang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar dan Makassar. Tujuannya untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta sikap kerja calon tenaga kerja dan menyiapkan tenaga kerja kompeten serta memiliki daya saing.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.