Rabu, 10 Jun 2026 10:35 WIB

Penyegelan Tower di Dusun Gembolo, Banyuwangi Diprotes Warga

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Okt 2020 19:36 WIB
Tower yang berdiri di Dusun Gembolo, Banyuwangi disegel Satpol PP
Tower yang berdiri di Dusun Gembolo, Banyuwangi disegel Satpol PP

jatimnow.com - Penyegelan yang dilakukan Satpol PP di tower milik PT. Tower Bersama menuai protes warga Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi.

Mereka mendatangi kantor desa setempat dengan membawa sepanduk dan berorasi menginginkan tower telekomunikasi tetap ada. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan atas pendirian tower yang ada di kampungnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ridwan, koordinator warga mengatakan, lingkungannya membutuhkan sinyal. Sehingga warga mendukung berdirinya tower tersebut.

"Sebenarnya kita hanya ingin menyampaikan aspirasi terkait tower, tentang krisis sinyal di daerah kami," terangn Ridwan, Jumat (9/10/2020).

Baca juga:  Tower yang Berdiri di Dusun Gembolo, Banyuwangi Diprotes Warga

Ridwan menambahkan, meski warga tidak memiliki kapasitas bicara perizinan, tapi warga hanya ingin mendukung pendirian tower tersebut. Karena banyak warga yang membutuhkan manfaatnya.

Warga Dusun Gembolo, Banyuwangi menggelar aksi damai mendukung berdirinya tower telekomunikasi di daerahnyaWarga Dusun Gembolo, Banyuwangi menggelar aksi damai mendukung berdirinya tower telekomunikasi di daerahnya

Ridwan bersama warga sekitar meminta kepada pemerintah desa untuk bisa tegas. Juga bisa menengahi agar tidak terjadi perselisihan di tengah masyarakat. Sebab sebelumnya pihak penolak tower datang ke desa dan meminta tower dibongkar karena tidak izin lingkungan.

"Saya berharap supaya kejadian yang mengancam kerukunan warga, membuat kondisi tidak baik di tengah masyarakat, pemerintah desa lebih tegas mengambil keputusan, kebijakan dan penanganan. Agar tidak terjadi perpecahan seperti yang dulu," papar Ridwan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selain berorasi, mereka membawa sejumlah poster, di antaranya bertuliskan 'Mbolo Kulon Damai Anti Provokasi' dan sejumlah poster yang berisikan dukungan atas pendirian tower tersebut.

Sementara Plt Camat Gambiran, Budhi Susanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan mediasi bersama. Warga hanya meminta untuk menjaga kondusifitas di wilayah Gembolo.

"Memang selama ini di Gembolo sering ada perselisihan," ungkap Budhi.

Budhi menjelaskan, pihaknya sebenarnya tidak mengetahui proses perizinan tower tersebut seperti apa dan sejauh apa. Karena selama ini pihaknya belum mendapatkan info soal izin tersebut.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Pertama kali mau mendirikan tower memang pihak tower ke sini mas. Tapi selanjutnya bahkan sampai sekarang tidak pernah lagi memberi tahu apa izin sudah ada atau belum ada," tandasnya.

 

Reporter: Rony Subhan

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.