Senin, 27 Jul 2026 06:55 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin Tak Ingin Nelayan di Surabaya Sendirian

Machfud Arifin berbincang dengan nelayan di Kenjeran Surabaya
Machfud Arifin berbincang dengan nelayan di Kenjeran Surabaya

jatimnow.com - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menyapa warga nelayan di Kenjeran.

Banyak keluhan yang dialami para nelayan selama ini dan tidak tersentuh pemerintah. Cawali nomor urut 2 ini tak ingin nelayan di Surabaya sendirian.

Baca Juga: Gelombang 2,5 Meter Intai 8 Perairan Selatan Jatim 18-21 Juni 2026

Cawali yang berpasangan dengan Calon Wali Kota Mujiaman Sukirno di Pilwali Surabaya 9 Desember 2020 ini, tiba di kampung nelayan.

Machfud didampingi Hanafi, tokoh kampung nelayan setempat langsung melihat pesisir pantai di Kenjeran yang dekat dengan pemukiman warga.

"Di sini tidak ada tempat penjemuran ikan. Itu pak, warga swadaya urunan untuk menguruk dan menjadi tempat penjemuran ikan," ujar Hanafi, Sabtu (26/9/2020).

"Tidak bisa warga berjalan sendiri. Mlaku karepe dewe tanpa arahan. ((Berjalan sendiri tanpa ada arahan). Jangan biarkan masyarakat jalan tanpa ada yang memandu. Siapa yang harus memandu. Siapa yang harus hadir. Ya pemerintah dong," kata Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim ini geleng-geleng melihat kondisi yang jorok dan tidak nyaman di pesisir pantai. Bahkan, ketika berjalan di pesisir, calon wali kota yang egaliter ini menemukan tumpukan sampah seperti plastik.

"Pemerintah harus hadir untuk memandu dan menyelesaikan program-program untuk rakyatnya," tambah Machfud.

Machfud Arifin melihat Pantai Kenjeran

Hanafi menerangkan, hampir setiap musrenbang usulan dari warga sudah dimasukkan.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

"Tapi tidak ada yang peduli," kata Hanafi.

"Padahal kalau ini ditata yang bagus, pasti akan terlihat hasilnya dan masyarakat mendapatkan manfaatnya," jelas Machfud.

Usai berjalan di pesisir pantai, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota (paslon) nomor urut 2 ini berjalan ke dalam kampung dan melihat ibu-ibu sedang senam sehat berjemur di pagi hari. Machfud pun disambut antusias kaum ibu-ibu, apalagi cawali Machfud ikut senam bersama warga.

"Yo ngene sehat. Masio omah cidek segoro nggak kalah karo nang tengah kota. Aku ta melok senam untuk cari imun. (Ya begini biar sehat. Meskipun rumah dekat laut tapi nggak kalah dengan di tengah kota. Saya ikut senam untuk mencari imun)," kata Machfud Arifin.

Usai senam, sekitar 50 orang kaum lelaki yang sebagai besar berprofesi sebagai nelayan ini disapa Machfud Arifin.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

Kemudian, ada beberapa perwakilan nelayan yang mengadu tentang kondisi para nelayan yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah.

"Kalau saya jadi wali kota, saya akan hadir mendengar aspirasi sampeyan dan saya tampung. Bukan hanya sekedar usulan, tapi saya akan insiatif untuk membenahi kawasan pantai lainnya," ujar Machfud.

"Kuncinya adalah, kepedulian pemerintah terhadap para nelayan-nelayan yang ada di sini. Saya akan hadir. Apa yang menjadi uneg-uneg, saya akan hadir dan saya ingin anda bangga menjadi profesi sebagai pencari ikan dan untuk menafkahi keluarganya," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.