Minggu, 26 Jul 2026 14:25 WIB

Tower yang Berdiri di Dusun Gembolo, Banyuwangi Diprotes Warga

  • Penulis :
  • | Senin, 21 Sep 2020 17:36 WIB
Tower yang berdiri di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi
Tower yang berdiri di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi

jatimnow.com - Menara telekomonikasi milik PT Tower Bersama yang dibangun dan didirikan di lahan tanah milik Solikah di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi disoal perizinannya.

Permasalahan muncul lantaran warga tidak dilibatkan dalam pendirian tower dan hanya melibatkan kerabat dekat pemilik tanah yang rumahnya hanya berjarak 42 meter dari tower.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Kepala Dusun Gembolo, Tobroni menyatakan, warga mempermasalahkan pendirian tower tersebut juga setelah ditemukan tanda tangan warga untuk sarat perizinan yang diduga dipalsukan.

Tower itu didirikan sejak bulan Juni 2020 dengan meminta persetujuan warga di sekitar tower berupa tanda tangan serta diminta fotokopi KTP. Persaratan yang diminta perusahan pendiri tower itu sebanyak 13 orang yang rumahnya berjarak 42 meter.

"Rumah warga yang di sekitar tower kurang lebih sebanyak 10 rumah. Warga yang bertanda tangan sebanyak 13 orang," terang Tobroni, Senin (21/9/2020).

Dari 13 itu, tiga orang di antaranya diduga tanda tangannya dipalsukan. Salah satunya berinisial AS.

Tokoh masyarakat, Sujiono menduga ada pemalsuan tanda tangan. Dugaan itu diperkuat ketika Sujiono menelepon AS dan ternyata AS merantau ke luar pulau. Bahkan ketika tower dibangun, AS tidak berada di Banyuwangi.

"Saya menduga satu di antaranya, orangnya sendiri yang bertandatangan. Karena AS merantau di luar pulau," jelas Sujiono saat ditemui di kediamanya.

Terpisah Kepala Desa Purwodadi, Suyanto menjelaskan bahwa memang berdirinya tower bersama yang terletak di Dusun Gembolo itu masih bermasalah karena ditolak warga.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sampai saat ini permasalahan tower masih belum tuntas. Masih terus mediasi. Kita pernah laksanakan mediasi. Yang pertama di balai dusun, balai desa dan di lingkungan. Tapi sampai saat ini masih belum tuntas," jelas Suyanto.

"Soal tanda tangan yang diduga dipalsukan, saya malah tidak tahu. Sebab saya tidak disuruh untuk mencari tanda tangan warga," tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan PT Tower Bersama, Pardi menjelaskan bahwa izin pendirian tower itu sudah melalui prosedur, seperti meminta tanda tangan warga di sekeliling tower yang berjarak 42 meter dari bangunan.

"Warga yang dalam radius bangunan sudah tanda tangan. Semua bahkan ada KTP nya kok," terang Pardi saat dihubungi.

Sebanyak 20 orang bertandatangan menolak pendirian tower bersama itu. Mereka menginginkan tower tersebut segera dipindah jauh dari pemukiman. Tercatata, pendirian tower itu tidak diizinkan oleh warga sampai tiga kali pindah tempat.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Sudah tiga kali pindah dan ini yang terakhir. Tapi masyarakat masih saja menolak," ucap Munif, warga yang rumahnya tak jauh dari tower.

Saat ini tower yang tingginya 42 meter tersebut sudah rampung dikerjakan.

 

Reporter: Rony Subhan

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.