Rabu, 22 Jul 2026 15:59 WIB

Baznas Beri Bantuan untuk Penanganan Covid-19 di Ponpes Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Senin, 31 Agu 2020 20:13 WIB
Baznas serahkan bantuan untuk membantu penanganan Covid-19 di salah satu ponpes di Banyuwangi
Baznas serahkan bantuan untuk membantu penanganan Covid-19 di salah satu ponpes di Banyuwangi

jatimnow.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan donasi kepada Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi untuk membantu penanganan kasus Covid-19 di salah satu pondok pesantren.

Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di posko penanganan Covid-19, Senin (31/8/2020).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Ketua Baznas Banyuwangi, Samsudin Adlawi mengatakan, bantuan senilai Rp 50 juta itu diserahkan untuk bisa digunakan satgas dalam menangani kasus Covid-19, khususnya di pondok pesantren.

"Kami sinergis bersama satgas untuk aktif membantu penanganan santri. Kami harus saling bahu membahu untuk mempercepat penanganan ini," terang Samsudin.

Menurutnya, penyaluran bantuan melalui Satgas Covid-19 Banyuwangi sudah sesuai dengan arahan Baznas pusat.

"Baznas pusat meminta kami berkoordinasi dengan pemkab dalam penyaluran bantuan. Kami berharap bantuan ini bisa membantu kebutuhan untuk penanganan santri," tutur Samsudin.

Samsudin berjanji, Baznas akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 di salah satu ponpes di Banyuwangi itu.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

"Semoga kasus Covid-19 di sana bisa segera tertangani. Kami juga siap membantu bila diperlukan lagi," tambahnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Baznas.

"Di tengah situasi semacam ini, kita semua harus saling mendukung satu sama lain agar kasusnya bisa segera tertangani," jelas Bupati Anas.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Untuk penanganan Covid-19 di ponpes, Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Pemkab memback up semua keperluan di lapangan sebagaimana supervisi Kemenkes dan Pemprov Jatim. Misalnya penanganan kesehatan didukung tim gabungan dari Kemenkes dan Pemprov Jatim. Namun tetap 60 persen tenaga kesehatan di lapangan dari Dinkes Banyuwangi," jelas Bupati Anas.

"Setiap harinya juga akan disiapkan 18 ribu bungkus nasi untuk mereka. Makanan ini juga melalui serangkaian supervisi, termasuk jumlah kalori dan gizinya," tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.