Jumat, 24 Jul 2026 12:54 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Ada Apa Risma Ditantang Berani Peringatkan Eri Cahyadi?

Kantor Bappeko Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kantor Bappeko Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Forum Masyarakat Peduli Jawa Timur menyayangkan dugaan Eri Cahyadi yang membahas pencalonan wali kota Surabaya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko).

Jika pelanggaran itu terbukti, Wali Kota Tri Rismaharini harus bertindak tegas dan memperingatkan Eri untuk tidak berpolitik praktis atau memilih mengundurkan diri.

Baca Juga: Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe

Baca juga: 

"Penggunaan fasilitas pemerintahan untuk kegiatan politik praktis tidak dibenarkan," ujar Ketua Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jawa Timur, Surya Agung, Kamis (13/8/2020).

Ia menerangkan, setelah membaca pemberitaan tentang pertemuan pemain legendaris Persebaya dengan Eri Cahyadi yang juga membahas dirinya sebagai calon wali kota hingga ketua umum Persebaya, sangat disayangkan fasilitas negara digunakan untuk kepentingan politik praktis.

"Tentu sangat disayangkan jika hal itu terjadi. Apalagi untuk kepentingan politik praktis," terangnya.

Disebutkannya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN tentu Eri Cahyadi mempunyai aturan. Begitu juga politik juga ada aturan dalam UU perpolitikan, dalam hal Pilwali Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

"Harusnya inspektorat turun tangan untuk menyelidikinya dan jika terbukti melakukan pelanggaran, harus ditindak tegas," kata Agung yang pernah menjabat sebagai Ketua Panwaslu Kota Surabaya pada tahun 2014.

Agung yang juga pengamat politik dan kebijakan publik menegaskan kembali bahwa Inspektorat Pemkot Surabaya harus turun dan memberikan tindakan tegas.

"Inspektorat harus menunjukkan taringnya dan bertugas sebagai pengawas ASN. Terbukti, harus ditindak tegas," terangnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Fasilitasi 2.700 Stan Kosong untuk Pedagang Pasar Tumpah

Selain itu kata Surya, Wali Kota Risma harus menegur Eri Cahyadi sebagai bawahannya.

"Bu Risma kan dikenal baik oleh masyarakat Surabaya maupun di luar Surabaya. Bu Risma kan bisa marah meledak-ledak ketika melihat ASN tidak becus bekerja melayani masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkot Surabaya Basari saat dikonfirmasi tidak ada respon. Berulang kali dihubungi melalui telepon pada pukul 11.43 Wib tidak menjawab.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.