Selasa, 09 Jun 2026 01:41 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Ada Apa Risma Ditantang Berani Peringatkan Eri Cahyadi?

Kantor Bappeko Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Kantor Bappeko Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Forum Masyarakat Peduli Jawa Timur menyayangkan dugaan Eri Cahyadi yang membahas pencalonan wali kota Surabaya di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko).

Jika pelanggaran itu terbukti, Wali Kota Tri Rismaharini harus bertindak tegas dan memperingatkan Eri untuk tidak berpolitik praktis atau memilih mengundurkan diri.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Baca juga: 

"Penggunaan fasilitas pemerintahan untuk kegiatan politik praktis tidak dibenarkan," ujar Ketua Forum Masyarakat Peduli (FMP) Jawa Timur, Surya Agung, Kamis (13/8/2020).

Ia menerangkan, setelah membaca pemberitaan tentang pertemuan pemain legendaris Persebaya dengan Eri Cahyadi yang juga membahas dirinya sebagai calon wali kota hingga ketua umum Persebaya, sangat disayangkan fasilitas negara digunakan untuk kepentingan politik praktis.

"Tentu sangat disayangkan jika hal itu terjadi. Apalagi untuk kepentingan politik praktis," terangnya.

Disebutkannya, sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)/ASN tentu Eri Cahyadi mempunyai aturan. Begitu juga politik juga ada aturan dalam UU perpolitikan, dalam hal Pilwali Surabaya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

"Harusnya inspektorat turun tangan untuk menyelidikinya dan jika terbukti melakukan pelanggaran, harus ditindak tegas," kata Agung yang pernah menjabat sebagai Ketua Panwaslu Kota Surabaya pada tahun 2014.

Agung yang juga pengamat politik dan kebijakan publik menegaskan kembali bahwa Inspektorat Pemkot Surabaya harus turun dan memberikan tindakan tegas.

"Inspektorat harus menunjukkan taringnya dan bertugas sebagai pengawas ASN. Terbukti, harus ditindak tegas," terangnya.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

Selain itu kata Surya, Wali Kota Risma harus menegur Eri Cahyadi sebagai bawahannya.

"Bu Risma kan dikenal baik oleh masyarakat Surabaya maupun di luar Surabaya. Bu Risma kan bisa marah meledak-ledak ketika melihat ASN tidak becus bekerja melayani masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkot Surabaya Basari saat dikonfirmasi tidak ada respon. Berulang kali dihubungi melalui telepon pada pukul 11.43 Wib tidak menjawab.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.