Minggu, 14 Jun 2026 00:32 WIB

Sindikat Penjual Cat Palsu di Pasuruan Tipu Takmir Masjid

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 07 Agu 2020 15:54 WIB
Sindikat penjual cat palsu yang tipu takmir masjid diamankan di Mapolsek Pasrepan, Polres Pasuruan
Sindikat penjual cat palsu yang tipu takmir masjid diamankan di Mapolsek Pasrepan, Polres Pasuruan

jatimnow.com - Unit Reskrim Polsek Pasrepan menangkap tiga orang sindikat penjual cat palsu ke takmir Masjid Baiturrohim, Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Ketiga penjual itu bernama M. Khoironi (30) dan Rustam (20), keduanya warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan serta Syarifudin (41), warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tersangka kami tangkap lantaran menjual cat palsu kepada pengurus takmir masjid, untuk pengecatan masjid," jelas Kanit Reskrim Polsek Pasrepan, Aipda Hasanuddin, Jumat (7/8/2020).

Hasanuddin menyebut, ketiga pelaku datang ke Masjid Baiturrohim dengan mengaku dari PT. Cipta Karya Abadi untuk memberikan bantuan pembangunan masjid berupa semen 25 sak, gavalum 47 lembar, kayu kamper dan kayu meranti.

Namun bantuan tersebut bisa diserahkan dengan syarat membeli cat waterproof yang mereka bawa.

"Mendapat tawaran itu, takmir masjid pun tertarik dan membeli dua galon cat waterproof, yang masing-masing seharga Rp 1,2 juta. Padahal itu adalah modus ketiga tersangka melakukan penipuan," ungkapnya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Selang transaksi selesai dan tiga pelaku pulang membawa uang penipuan, beberapa waktu kemudian para takmir masjid ini menyadari jika dua galon cat tersebut adalah cat palsu. Sehingga para takmir pun melapor ke polisi.

Mendapat laporan itu, Tim Unit Reskrim Polsek Pasrepan langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap ketiga pelaku di rumahnya masing-masing. Dalam penangkapan itu juga disita 9 galon cat merek waterproof palsu dan uang Rp 500 ribu hasil penipuan.

"Saat tertangkap, ketiga tersangka mengaku dalam dua minggu ini telah menjual 40 galon cat (palsu) dengan keuntungan sekitar Rp 7 juta," paparnya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Terkait kenapa sasaran penipuan cat palsu adalah masjid, ketiga tersangka mengaku hal itu dilakukan lantaran pihak takmir masjid biasanya pemaaf meski ditipu.

"Biasanya takmir masjid itu pemaaf dan tidak melapor ke polisi," ujar para pelaku.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.