Rabu, 10 Jun 2026 13:01 WIB

RS Panggil Keluarga Pasien Diabetes yang Dimakamkan Protokol Covid-19

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 05 Agu 2020 13:48 WIB
Plt Direktur RSUD R Soedarsono, Tina Soelistiani
Plt Direktur RSUD R Soedarsono, Tina Soelistiani

jatimnow.com - Manajemen RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan mengaku dirugikan dengan postingan Firanika Pratiwi (35), melalui akun Facebooknya Tea Ranich yang mengaku rumah sakit (RS) memaksa pemakaman jenazah ibunya menggunakan protokol Covid-19.

"Yang pasti akan kami tindaklanjuti, mungkin dengan keluarga. Maksudnya kita akan informasikan lebih lanjut, kepada keluarga (pasien)," jelas Plt Direktur RSUD R Soedarsono, Tina Soelistiani, Rabu (5/8/2020).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Menurut Tina, pemanggilan kepada keluarga Firanika Pratiwi ke RSUD R Soedarsono itu untuk duduk bersama, agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Kami menejemen RS akan memanggil keluarga dan nanti kita akan duduk bersama. Kami siap mendengarkan curhatan dari keluarga pasien (Firanika Pratiwi). Kemudian akan kami berikan penjelasan, demi kebaikan bersama," tuturnya.

Baca juga:  

Saat ditanya apakah pihak rumah sakit akan melakukan pelaporan terhadap postingan itu, Tina mengaku tidak akan melakukan hal itu.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Bukan menuntut sih, kita bicara baik-baik," tandasnya.

Firanika Pratiwi melalui akun facebooknya Tea Ranich memposting peristiwa tentang jenazah ibunya, yang merupakan pasien diabetes dipaksa rumah sakit untuk dimamakamkan dengan protokol Covid-19. Meski tak menyebut nama rumah sakit, postingan itu kemudian viral.

"Saya tau ibu saya sudah meninggal dari tadi. Kenapa harus saya dipaksa tanda tangan seolah-olah masih harus dikasih tindakan. Dan disertai itu mengiyakan kalo jenazah terinfeksi Covid. Saya bukan orang pintar dok, tapi saya bisa baca hasil tesnya negatif. Tapi kenapa saya harus menyetujui jika ibu saya Covid, hanya karena gejala panas dan sesak. Tentunya semua orang sakit juga mengalami panas," tulisnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Meski dalam postingan itu tidak disebutkan nama rumah sakit, tapi manajemen RSUD R Soedarsono Kota Pasuruan merasa bahwa postingan itu ditujukan kepada mereka.

Menanggapi postingan itu, Tina membantahnya. Dia menyebut bahwa meninggalnya pasien itu dalam kondisi probable Covid-19. Dan sesuai keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19, maka pemulasaran jenazah dilakukan dengan protokol Covid-19.

"Dokter jaga sudah menjelaskan dari awal kepada keluarga tentang kondisi pasien saat itu," tambah Tina.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.