Selasa, 23 Jun 2026 08:22 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Inspektorat Berani Tertibkan Reklame Berfoto Pejabat Publik Eri-Risma?

 jatimnow.com - Bagaimana bisa melakukan pengawasan bila inspektorat bertanggung jawab kepada wali kota.  Jadi wajar bila reklame bergambar dua pejabat publik ini tak tersentuh penertiban?

Eri masih berstatus Pegawai Negeri Sipil alias Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengklaim sebagai penerus Tri Rismaharini yang merupakan sang wali kota.

Baca Juga: RPH Tambak Osowilangun Surabaya Buka Peluang Jagal Baru

Kepala Inspektorat kota Surabaya, Basari saat dikonfirmasi tidak memberikan respon pada pukul 07.35 Wib, Selasa (4/8/2020).

Penelusuran jatimnow.com, ayat 2 pasal 2 menyatakan inspektorat dipimpin oleh inspektur yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada wali kota melalui sekretaris daerah.

Itu diatur dalam Peraturan wali kota (Perwali) Surabaya nomor 46 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, uraian tugas dan fungsi tata kerja inspektorat Kota Surabaya.

Pada ayat 2 pasal 4, Inspektorat dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat 1, menyelenggarakan fungsi :
a. perumusan kebijakan teknis bidang pengawasan dan fasilitas pengawasan;
b. pelaksanaan pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lainnya;
c. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan wali kota;
d. penyusunan laporan hasil pengawasan;
e. pelaksanaan administrasi Inspektorat; dan
f. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh wali kota terkait dengan tugas dan fungsinya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Ajak Alih ke Parkir Digital, Pembayaran Mudah dan Transparan

Reklame kepala Bappeko yang memasang gambar bersama Risma itu mengingatkan pernyataan sang putra sulung wali kota, Fuad Benardi.

Ia menyatakan jika sang ibu tidak suka memasang gambar dirinya, termasuk pada Pilkada Surabaya 2015.

Fuad mengaku sangat mengenali karakter ibunya yang selama ini tidak menyukai memasang baliho bergambar fotonya.

Baca Juga: Parade Fashion hingga Drum Band, SFF 2026 Siap Hebohkan Surabaya

"Pastinya ndak, apalagi sekarang ini ndak ada kepentingan," kata Fuad yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Surabaya.

"Kalau Pak Eri yang pasang, otomatis harus izin ibu, karena bawahan. Dan ibu itu tipikal yang ndak suka pasang baliho bergambar dirinya. Bisa dilihat saat Pilkada 2015 lalu," tambah Fuad menanggapi baliho bergambar Risma bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) di salah satu kecamatan pada Kamis (14/11/2019).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.