Jumat, 24 Jul 2026 00:03 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual 'Pocong' Bermodus Riset di Surabaya

  • Penulis :
  • | Kamis, 30 Jul 2020 14:48 WIB
Tangkapan layar thread akun Twitter akun @m_fixxxx
Tangkapan layar thread akun Twitter akun @m_fixxxx

jatimnow.com - Dalam 24 jam terakhir, pengguna Twitter heboh dengan thread salah satu mahasiswa di Surabaya. Bahkan hingga pukul 14.09 Wib, Kamis (30/7/2020), nama G masih berada di top trending Twitter Indonesia.

Nama G menjadi perbincangan hangat warganet setelah salah satu akun Twitter @m_fixxxx membagikan thread dengan judul 'Predator "Fetish Kain Jarik" Berkedok Riset Akdemik dari Mahasiswa PTN di SBY'.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Akun ini memposting threadnya tentang G pada pukul 18.21 Wib, Rabu (29/7/2020). Dan Hingga pukul 14.09 Wib, thread-nya itu sudah diretweet 72 ribu kali dan disukai 109 ribu kali. Bahkan thread ini sudah mendapat 12 ribu balasan atau komentar.

Dalam postingannya itu, akun @m_fixxxx mengaku bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual G, salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Surabaya. Dalam pengakuannya, akun @m_fixxxx awalnya diminta untuk membantu G yang sedang mengadakan riset.

Akun @m_fixxxx mengaku diminta G untuk membungkus dirinya sendiri dengan kain jarik lalu difoto atau video, kemudian dikirimkan pada G. Dalam hal itu, akun @m_fixxxx mengaku meminta bantuan seorang temannya.

Akun @m_fixxxx juga diminta untuk membungkus orang lain dengan kain jarik seperti cara yang telah diperintahkan. Dari pengakuan akun @m_fixxxx, G beralasan aksi bungkus membungkus orang dengan kain jarik layaknya orang sudah meninggal atau pocong itu dilakukan untuk penelitian tugas akhir di kampusnya.

"Ampe dia mohon2 gini lah, terus karena gw kasian yaa dia bilang juga karena udah semester 10. Trus katane tenggat waktunya udah mepet. Ampe bilang mau memohon gitu di kaki gw wkkwwk. Ya udah gw mau bantuin dia," tulis akun @m_fixxxx pada salah satu bagian thread-nya.

Seperti dilihat jatimnow.com Kamis (30/7/2020), thread akun @m_fixxxx itu mendapat banyak balasan komentar. Beberapa di antaranya menjelaskan tentang fetish, beberapa di antaranya bahkan mengaku pernah menjadi korban serupa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam thread-nya itu, akun @m_fixxxx juga menyertakan fotonya saat dibungkus jarik layaknya pocong. Dia juga menyertakan chatting DM Instagram G dan dirinya serta berlanjut chatting melalui WhatsApp.

"Dia emang sakit!!!!! Nih gue rela unblock bentar cuma buat capture ini doang. Abis gitu gue cuma doain dia semoga sadar sama kelakuannya," tulis akun @_ikhsanrxxxx membalas thread akun @m_fixxxx.

"wOW temenku yang di malang juga hampir mau, terus nolak. dia maba U* kaget dapet dm diajakin nonton ke bioskop atau kmn gt, trs tmnku nanya aku soalnya diancem, aku laporin ke BEM FIB, sama BEMnya dikasitau atiati kalo kontak sama masnya ini, soalnya udah banyak korban jugaUpside-down face," tambah akun @imhappiexxxx.

"Saya juga pernah di-chat sama (G) itu. Pesannya sama, untuk keperluan riset, dengan cara membungkus orang, lalu orang tersebut akan dipegang di area tertentu termasuk area vital untuk dilihat reaksinya. Dia ngirim pesan itu ke beberapa orang," lanjut akun @Methodologixxxx.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pengakuan akun @m_fixxxx menjadi korban pelecehan G, juga beberapa akun yang mengaku menjadi korban membuat kepolisian turun tangan. Satreskrim Polrestabes Surabaya menerjunkan Tim Siber untuk menyelidiki dugaan tersebut.

"Masih kami dalami," jawab Kanit Siber Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana.

Arief yang juga menjabat sebagai Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini mengaku sudah membaca thread Mufis dan komentar-komentar warganet pada thread tersebut.

"Tentu kami akan meminta keterangan semua yang terkait dalam thread tersebut," tandas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.