Senin, 27 Jul 2026 05:53 WIB

Program Berbasis Keluarga, Kunci Banyuwangi Hadapi Dampak Covid-19

  • Penulis :
  • | Senin, 13 Jul 2020 16:33 WIB
Banyuwangi memulai program-program berbasis keluarga untuk menghadapi dampak Covid-19
Banyuwangi memulai program-program berbasis keluarga untuk menghadapi dampak Covid-19

jatimnow.com - Penguatan keluarga menjadi hal terpenting dalam menghadapi dampak Pandemi Covid-19. Di Banyuwangi, upaya pemulihan sosial-ekonomi masyarakat di era pandemi bakal dimulai dari program-program yang berbasis keluarga.

Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan, tapi juga sosial-ekonomi.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

"Ada problem kesulitan ekonomi, ada tantangan dunia pendidikan karena sistemnya menjadi pembelajaran berbasis online dan sebagainya. Semua tantangan tersebut akan mudah diurai dan dicari solusinya apabila peran keluarga dioptimalkan," ujar Ipuk dalam pelatihan teknologi informasi untuk para Kader Dasawisma, Senin (13/7/2020).

"Keluarga akan menjadi basis penyelesaian masalah yang efektif bila dijalankan dengan baik," tambah Ipuk.

Ipuk menjelaskan, ada tiga peran keluarga yang sangat penting dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Pertama menciptakan ketahanan mental dan spiritual.

"Ini terkait penanaman sikap positif pada semua anggota keluarga. Pelibatan para tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menebar sikap optimistis diperlukan hingga masuk ke ruang-ruang keluarga," papar istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ini.

Kedua, ketahanan fisik dan ekonomi. Meliputi peran keluarga dalam memenuhi kebutuuhan pangan, sandang, papan, pendidikan dan kesehatan.

"Di masa pandemi, apalagi ada kendala ekonomi, harus ada saling pengertian untuk mencari solusi terbaik antara bapak dan ibu. Begitu juga dalam pendidikan anak. Saat anak harus belajar di rumah, orangtua harus saling mendukung agar anak mendapatkan suasana belajar yang kondusif dan tetap semangat," jelasnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Begitu juga tentang kesehatan, saat ini penyebaran Covid-19 mulai terjadi secara transmisi lokal, maka anggota keluarga harus terus saling mengingatkan untuk disiplin protokol kesehatan," tambah Ipuk.

Ketiga, peran keluarga dalam membentuk ketahanan sosial yaitu dengan membangun komunikasi yang efektif di antara anggota keluarga dan komitmen yang tinggi untuk mendukung satu sama lain.

"Saat ini pemerintah pusat hingga daerah secara tegas menyatakan bahwa kunci penanganan Covid-19, baik dari sisi kesehatan maupun sosial-ekonomi adalah pemberdayaan keluarga. Keluarga adalah hulu sekaligus hilir dari semua program penanganan Covid-19," jelas Ipuk.

Oleh karena itu, PKK Banyuwangi menginisiasi berbagai program terutama yang berkaitan dengan upaya pemulihan kesehatan dan sosial-ekonomi berbasis keluarga.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kami menyiapkan dan sudah menjalankan program, mulai pelatihan ekonomi, fasilitasi permodalan, paket nutrisi hingga peningkatan SDM. Semuanya berbasis keluarga dan ditopang dengan pendidikan keagamaan yang akan melibatkan para tokoh agama serta penguatan kebangsaan dengan mengajak tokoh masyarakat," jelasnya.

"Sehingga program pemberdayaan keluarga menjadi sangat terintegrasi dan itu akan menjadi jawaban ampuh dari berbagai tantangan Pandemi Covid-19," pungkas Ipuk.

Ketua Tim Penggerak PKK Banyuwangi, Ipuk FiestiandaniKetua Tim Penggerak PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.