Senin, 08 Jun 2026 00:13 WIB

Kisah Amang Genggong, Maestro Harmonika asli Gresik

Amang Genggong (kanan) dalam kondisi sakit saat dijenguk Kris Adji, seninam lukis
Amang Genggong (kanan) dalam kondisi sakit saat dijenguk Kris Adji, seninam lukis

jatimnow.com - Maestro harmonika asli Gresik H. Amang Abdurahman Chadry yang akrab disapa Amang Genggong sudah dua bulan ini mengalami sakit akibat terjatuh dari sepeda ontel (angin) kesayangannya.

Seniman berusia 81 tahun itu kini hanya terkulai lemas di kediamannya di Jalan Nyai Ageng Arem Arem, Gresik. Padahal semasa sehat, Amang rajin berkeliling kota dengan sepeda ontel.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Tak jarang dirinya memamerkan kepiawaiannya dalam memainkan alat musik tiup yang menjadi ciri khasnya.

"Pantesan lama sekali tidak melihatnya di jalan atau di warung kopi. Ternyata beliau sakit habis terjatuh dari sepeda," ujar Kris Adji, salah satu seniman lukis Gresik saat menjenguk Amang, Kamis (2/7/2020).

Kris Adji menjelaskan, Amang Genggong adalah salah satu ikon seniman Gresik. Sebab dedikasi Amang melalui alat musik harmonika sudah mendarah daging. Pada lomba harmonika tingkat nasional yang diadakan Radio Suzana Surabaya, beberapa kali Amang berhasil tampil sebagai juara pertama.

Amang Genggong (kanan) saat masih sehat, bermain musik bersama Kris AdjiAmang Genggong (kanan) saat masih sehat, bermain musik bersama Kris Adji

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Selain itu di akhir Tahun 2004, Amang bersama beberapa rekannya seperti H. Buchori (70), H. Imang AW (50) dan Mardi Luhung (40) yang tergabung dalam Komunitas Ongkeg Gresik sempat menggelar pertunjukan musik di Warung Apresiasi Jakarta.

"Pak Amang sangat piawai dalam memainkan harmonika. Bahkan beliau bisa sekaligus memainkan tiga nada yakni melodi, bas dan ritem hanya dengan satu harmonika," jelasnya.

Kris Adji melanjutkan, kepiawaian Amang bahkan membuat Bobby Chen (sebelum meninggal), salah satu musisi jazz mengajak Amang berkolaborasi di salah satu konsernya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Meski begitu menurut Kris, diusianya yang senja, Amang justru kurang diperhatikan oleh pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang menjadi daerah asalnya.

"Pak Amang pernah berkesempatan menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti lomba harmonika internasional di Malaysia. Tapi karena tidak mendapat dukungan dari Pemkab Gresik, akhirnya beliau gagal mengikuti lomba tersebut," ungkap Kris.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.