Selasa, 09 Jun 2026 01:42 WIB

Pandemi Covid-19

'Menjaga Nalar, Mencari Solusi Menyambut New Normal'

Para pakar Unair saat launching buku 'Menjaga Nalar, Mencari Solusi Menyambut New Normal' secara daring
Para pakar Unair saat launching buku 'Menjaga Nalar, Mencari Solusi Menyambut New Normal' secara daring

jatimnow.com - Jelang masa tatanan baru atau era new normal di tengah Pandemi Covid-19, para pakar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya meluncurkan buku berjudul Menjaga Nalar, Mencari Solusi Menyambut New Normal.

Peluncuran buku tersebut berlangsung pada Jumat (26/6/2020) dalam acara Launching Buku dan Webinar via Zoom. Beberapa penulis buku seperti Prof. Dr. Mohammad Nasih, Prof. dr. Djoko Santoso, Prof. Badri Munir Sukoco dan Prof. Dr. Bagong Suyanto turut memberikan pendapatnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Mereka yang berasal dari berbagai disiplin ilmu menanggapi new normal cukup beragam.

Rektor Unair Prof. Nasih menanggapi new normal sulit dinalar jika perilaku manusia yang masih menganggap remeh dampak penyebaran Covid-19. Dia menyebut, terbitnya buku itu dapat menjadi awal edukasi kepada masyarakat tentang penyelesaian Covid-19 secara rasional.

"Kontribusi para akademisi Unair dalam buku ini menjadi nilai edukasi bagi masyarakat untuk tetap berfikir dengan nalar bagaimana memutus rantai Covid-19," ujar Prof Nasih dalam rilis yang diterima jatimnow.com, Minggu (28/6/2020).

Sementara Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK) Unair Prof. Djoko Santoso menambahkan, penyebaran Covid-19 sangat berbahaya karena dapat menyerang dua hingga tiga orang sekaligus.

Prof. Djoko berpendapat dalam buku tersebut ada enam hal yang harus diterapkan oleh masyarakat selama new normal. Enam hal itu adalah mengurangi kepanikan, pandai membaca gejala alam, pandai berkomunikasi, mengasah keprofesian, menjaga team work dan menerapkan system besting.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mengurangi kepanikan adalah kunci utama menghadapi new normal karena silent hipoxia (kadar oksigen) pada masa ini perlu dijaga hingga 98 persen," jelasnya.

Pakar Ekonomi Unair Prof. Badri menjelaskan dampak Covid-19 telah mengubah tatanan ekonomi Indonesia. Agenda utama pemerintah saat ini adalah menciptakan lapangan kerja baru dan industri strategis yang melayani permintaan dalam negeri.

Pendapat Prof. Badri juga dikuatkan oleh Pakar Sosiologi Unair Prof. Bagong. Menurutnya tatanan baru pascaCovid-19 telah menciptakan budaya baru yaitu penerapan protokol kesehatan secara masif.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Dia mengungkapkan, pemerintah dalam menangani Covid-19 cenderung represif tanpa ada nilai edukasi yang sederhana. Pendekatan alternatif perlu dilakukan oleh pemerintah agar edukasi dapat tersalurkan tanpa ada paksaan.

"Pemerintah saat ini perlu menerapakan rekayasa sosial secara perlahan kepada masyarakat yang masih bandel agar sadar betapa pentingnya mengenal bahaya Covid-19," tegasnya.

Buku Menjaga Nalar, Mencari Solusi Menyambut New Normal rencananya akan diterbitkan secara cetak maupun digital. Tidak menutup kemungkinan buku tersebut akan ada jilid kedua untuk memberikan nilai edukasi kepada masyarakat tentang penyelesaian Covid-19 dari para pakar Unair.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.