Bom Bunuh Diri di Surabaya Diduga Imbas dari Kerusuhan di Mako Brimob
- Penulis : Arry Saputra
- | Minggu, 13 Mei 2018 13:51 WIB
jatimnow.com – Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin bersama Gubernur Jawa Timur dan Pangdam V Brawijaya mengunjungi tiga gereja di Surabaya yang menjadi lokasi ledakan bom.
Tiga gereja itu adalah Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya, GKi di Jalan Diponegoro, serta satu gereja di Jalan Arjuno Surabaya.
Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar
Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin menduga ledakan bom di Surabaya itu merupakan imbas dari dari rusuh di Mako Brimob beberapa waktu lalu.
Sebab, sebelumnya Jawa Timur dipastikan aman dan tidak pernah ada tanda-tanda ancaman apapun, terutama ancaman teroris.
"Kemungkinan imbas kejadian di Jakarta. Sudah viral, imbauan pimpinannya untuk berjihad. Setelah kejadian di Mako Brimob juga masih ada teroris yang ditangkap, juga ada satu polisi yang menjadi korban jiwa," kata Kapolda saat berada di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Sawahan Jalan Arjuna Surabaya, Minggu (13/5/2018).
Kapolda memastikan, pelaku ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Sawahan Jalan Arjuna menggunakan mobil.
Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil
Sedangkan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Jalan Ngagel Madya diduga melakukan aksinya dengan mengendarai sepeda motor.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas semua korban ledakan di Surabaya. “Warga Jawa Timur dan khusus warga Surabaya berduka,” pungkasnya.
Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung
Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto
Editor : Arif ArdiantoURL : https://jatimnow.id/baca-2737-bom-bunuh-diri-di-surabaya-diduga-imbas-dari-kerusuhan-di-mako-brimob