Minggu, 07 Jun 2026 03:30 WIB

Penderita Demam Berdarah di Ponorogo Meningkat

dr Yayuk Dwi Wahyuni/Foto: Mita Kusuma
dr Yayuk Dwi Wahyuni/Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mengancam Kabupaten Ponorogo. Memasuki bulan lima di tahun 2018 setidaknya sudah ada 187 orang yang menderita DBD.

Angka tersebut dikatakan kritis, karena tahun 2017 lalu dalam setahun hanya 291 penderita dengan 2 korban meninggal dunia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ini sudah memasuki masa kritis. Baru memasuki bulan 5 angkanya sudah 187 penderita. Sudah setengah lebih dari tahun lalu," katanya Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, dr Yayuk Dwi Wahyuni, Jumat (11/5/2018).

Yayuk mengatakan, 2018 juga menjadi siklus tiga tahunan. Seperti diketahui, tahun 2016 lalu ada 891 penderita DBD dengan korbannya mencapai 10 orang.

"Jadi kalau 2016 bisa disebut KLB. Semua warga berusaha keras untuk membasminya. Maklum saja jika 2017 turun," katanya.

Di tahun 2018, lanjut ia, masyarakat mulai lengah kembali. Karena menunjukan trend kenaikan dari tahun sebelumnya.

Ia berharap, warga tidak lengah. Sehingga tetap menerapkan hidup sehat agar tidak terjangkit penyakit DBD.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Usaha lain, ia mengklaim sudah dilakukan oleh Dinkes. Termasuk melakukan fooging kepada lokasi yang rawan.

Yayuk menyebut persoalan DB sebenarnya dapat segera dicegah. Ia mengurai kesadaran warga untuk membersihkan lingkungan menjadi kuncinya.

Oleh karenanya, dia mewanti-wanti agar warga berperan aktif dalam membasmi nyamuk aedes aegypti. "Jangan sampai kalau sudah kena baru dibersihkan ya,’’ tambahnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Pihaknya berharap dengan adanya fogging tersebut, warga semakin sadar terhadap kebersihan lingkungan. Mencegahnya, lanjut dia, dengan jalan memberantas jentik-jentik nyamuk.

‘’Telur nyamuk, jentik itu malah lebih beroptensi sebagai penyebab penyakit DB,’’ pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.