Kamis, 23 Jul 2026 08:07 WIB

Penderita Demam Berdarah di Ponorogo Meningkat

dr Yayuk Dwi Wahyuni/Foto: Mita Kusuma
dr Yayuk Dwi Wahyuni/Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai mengancam Kabupaten Ponorogo. Memasuki bulan lima di tahun 2018 setidaknya sudah ada 187 orang yang menderita DBD.

Angka tersebut dikatakan kritis, karena tahun 2017 lalu dalam setahun hanya 291 penderita dengan 2 korban meninggal dunia.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

"Ini sudah memasuki masa kritis. Baru memasuki bulan 5 angkanya sudah 187 penderita. Sudah setengah lebih dari tahun lalu," katanya Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, dr Yayuk Dwi Wahyuni, Jumat (11/5/2018).

Yayuk mengatakan, 2018 juga menjadi siklus tiga tahunan. Seperti diketahui, tahun 2016 lalu ada 891 penderita DBD dengan korbannya mencapai 10 orang.

"Jadi kalau 2016 bisa disebut KLB. Semua warga berusaha keras untuk membasminya. Maklum saja jika 2017 turun," katanya.

Di tahun 2018, lanjut ia, masyarakat mulai lengah kembali. Karena menunjukan trend kenaikan dari tahun sebelumnya.

Ia berharap, warga tidak lengah. Sehingga tetap menerapkan hidup sehat agar tidak terjangkit penyakit DBD.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Usaha lain, ia mengklaim sudah dilakukan oleh Dinkes. Termasuk melakukan fooging kepada lokasi yang rawan.

Yayuk menyebut persoalan DB sebenarnya dapat segera dicegah. Ia mengurai kesadaran warga untuk membersihkan lingkungan menjadi kuncinya.

Oleh karenanya, dia mewanti-wanti agar warga berperan aktif dalam membasmi nyamuk aedes aegypti. "Jangan sampai kalau sudah kena baru dibersihkan ya,’’ tambahnya.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Malaiscope, Alat Deteksi Cepat Malaria

Pihaknya berharap dengan adanya fogging tersebut, warga semakin sadar terhadap kebersihan lingkungan. Mencegahnya, lanjut dia, dengan jalan memberantas jentik-jentik nyamuk.

‘’Telur nyamuk, jentik itu malah lebih beroptensi sebagai penyebab penyakit DB,’’ pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.