Sabtu, 13 Jun 2026 14:06 WIB

Ditangkap BNNP Jatim karena Terlibat Narkoba, Kiper PSHW Dipecat

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 18 Mei 2020 20:43 WIB
BNNP Jatim bongkar produsen narkoba jenis sabu sindikat Malaysia-Indonesia yang melibatkan para pesepakbola
BNNP Jatim bongkar produsen narkoba jenis sabu sindikat Malaysia-Indonesia yang melibatkan para pesepakbola

jatimnow.com - Kiper atau penjaga gawang PS Hizbul Wathan (PSHW) Choirun Nasirin dipecat manajemen setelah dirinya ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Dia ditangkap lantaran terlibat sindikat narkoba jaringan Malaysia-Indonesia.

"Keputusan manajemen, dia (Choirun Nasirin) dipecat dari skuad PSHW karena terlibat narkoba," tegas Presiden PSHW, Dhimam Abror Djuraid kepada wartawan, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Abror mengaku sangat kecewa dengan Choirun Nasirin. Menurutnya, selama ini dia dikenal baik dan tidak pernah aneh-aneh.

Bahkan sebelum bergabung dengan PSHW, manajemen telah melakukan tes narkoba kepada semua pemain. Hasilnya semua pemain yang berlaga di Liga 2 Sepakbola Indonesia 2020 dinyatakan negatif alias tidak ada yang menggunakan narkoba.

"Selama pandemi Corona (Covid-19) ini, semua pemian berlatih secara mandiri di rumah masing-masing. Sehingga semua tindakan merupakan tanggungjawab pribadi," jelasnya.

Baca juga:  Gerebek Produsen Sabu Jaringan Malaysia, BNNP Jatim Sita 5,3 Kg Sabu

"Kemudian manejemen mengambil tindakan pemecatan ini setelah melakukan tabayyun (klarifikasi) dengan Choirun Nasirin. Dan yang bersangkutan mengakui sekaligus meminta maaf kepada manajemen, pemain, pelatih dan juga suporter PSHW," tambah Abror.

Abror menegaskan jika kejadian yang menimpa Choirun Nasirin merupakan perbuatan oknum, bukan mewakili tim PSHW.

"Dia (Choirin Nasirin) sudah menyampaikan permintaan maaf telah berbuat khilaf kepada perwakilan manajemen PSHW yang menemuinya. Dia menerima keputusan pemecatan dirinya," jelasnya.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Dengan keputusan itu, PSHW memutus kontrak Choirun Nasirin. Dia juga tidak lagi menerima gaji sebesar 20 persen selama kompetisi Liga 2 Tahun 2020 dihentikan.

BNNP Jatim membongkar produsen narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia. Dari sindikat ini disita sekitar 5,3 kilogram sabu siap edar.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan, dalam kasus ini ditangkap empat orang. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Dedi A. Manik, selaku produsen sabu.

"Kami sergap yang bersangkutan (Dedi A. Manik) saat hendak keluar dari salah satu hotel di kawasan Bandara (Internasional) Juanda, Sidoarjo," terang Bambang didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Kombes Pol Arief Darmawan dalam jumpa pers daring, Senin (18/5/2020).

Saat disergap oleh Penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra dan tim, Dedi mengaku hendak mengirim sabu yang dibawanya ke seseorang. Tak lama kemudian, Dedi dikeler ke dalam kamar hotel hingga ditangkap tiga orang lainnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Tersangka (Dedi A. Manik) ini adalah operator atau pemasak sabu. Dia dikendalikan bandar asal Malaysia dengan disuplai bahan setengah jadi," papar Bambang.

Sabu itu diproduksi Dedi di Graha Taman Pelangi C3 Nomor 3 di daerah Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Di rumah ini ditemukan praktik clandestine laboratory dengan sisa prekusor narkotika jenis HCL dan asetone serta peralatan produksi lainnya.

Sementara ketiga tersangka berikutnya yang ditangkap yaitu mantan pemain Persela Lamongan Eko Susan Indarto, pemain PS Hizbul Wathan (PSHW) M. Choirun Nasirin. Dua pesepakbola itu berperan sebagai pengedar yang memesan sabu kepada Dedi. Satu tersangka lagi yaitu seorang sopir bernama Novin Ardian.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.