Sabtu, 06 Jun 2026 18:08 WIB

Ketika Wali Kota Probolinggo Maafkan Pemuda yang Menghinanya

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin (kanan) bersama Km, penghina (tengah) dan Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin (kanan) bersama Km, penghina (tengah) dan Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono

jatimnow.com - Seorang pemuda berinisial Km (21) warga Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo diamankan polisi setelah melakukan ujaran kebencian atau penghinaan terhadap Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Km ditangkap Tim Satreskrim Polres Probolinggo Kota pada Minggu (10/5/2020) malam setelah ujaran kebencian yang dilakukannya. Km menuliskan ujaran kebencian melalui Facebook Messenger (kotak pesan).

Baca Juga: Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

"Iya Habib Hadi dia itu stres. Dia itu Korona. Tanya dah ke ayah kamu dia itu stres gara gara dia dik rakyat jadi sudah dek cari penghasilan semua ditutup sama dia. Itu habeb Corona," tulis Km dalam Facebook Messenger.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, Km ditangkap setelah diduga melakukan penghinaan dan ujaran penghinaan terhadap Wali Kota Hadi. Dia diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya pemuda ini kami amankan di rumahnya tadi malam bersama dengan jajaran Polsek Wonomerto," jelas Heri, Senin (11/5/2020).

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa penghinaan itu dilakukan Km untuk mencari perhatian.

"Karena rata-rata teman Facebook-nya perempuan," jelas Heri.

Baca Juga: Razia Dadakan Tengah Malam di Rutan Kraksaan, Petugas Sita Benda Ini

Km sudah mengakui perbuatannya di depan Wali Kota Hadi. Bahkan Wali Kota Hadi tidak melakukan penututan soal perkara ini. Sehingga kasus Km tidak dilanjutkan dan dikembalikan ke keluarganya.

"Nanti kita tidak akan melakukan penahanan dan memulangkan yang bersangkutan ke rumahnya," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Hadi menyebut bahwa dirinya tidak mempermasalahkan apa yang sudah dilakukan Km.

Baca Juga: Inilah Bagong, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Probolinggo

"Dia sudah meminta maaf dan mengakui semua kesalahan yang sudah dilakukan. Kita wajib memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bermedia sosial yang baik dan benar," ungkap Wali Kota Hadi.

Dia berharap masyarakat lebih dewasa dalam bermedia sosial dengan teman maupun keluarga.

"Jangan melakukan penyebaran berita bohong atau ujaran kebencian," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.