Rabu, 22 Jul 2026 06:44 WIB

Ketika Wali Kota Probolinggo Maafkan Pemuda yang Menghinanya

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin (kanan) bersama Km, penghina (tengah) dan Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono
Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin (kanan) bersama Km, penghina (tengah) dan Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono

jatimnow.com - Seorang pemuda berinisial Km (21) warga Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo diamankan polisi setelah melakukan ujaran kebencian atau penghinaan terhadap Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.

Km ditangkap Tim Satreskrim Polres Probolinggo Kota pada Minggu (10/5/2020) malam setelah ujaran kebencian yang dilakukannya. Km menuliskan ujaran kebencian melalui Facebook Messenger (kotak pesan).

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

"Iya Habib Hadi dia itu stres. Dia itu Korona. Tanya dah ke ayah kamu dia itu stres gara gara dia dik rakyat jadi sudah dek cari penghasilan semua ditutup sama dia. Itu habeb Corona," tulis Km dalam Facebook Messenger.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, Km ditangkap setelah diduga melakukan penghinaan dan ujaran penghinaan terhadap Wali Kota Hadi. Dia diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya pemuda ini kami amankan di rumahnya tadi malam bersama dengan jajaran Polsek Wonomerto," jelas Heri, Senin (11/5/2020).

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa penghinaan itu dilakukan Km untuk mencari perhatian.

"Karena rata-rata teman Facebook-nya perempuan," jelas Heri.

Baca Juga: Menagih Perkara Pencabulan Balita 3 Tahun di Kota Probolinggo, Ini Kata Polisi

Km sudah mengakui perbuatannya di depan Wali Kota Hadi. Bahkan Wali Kota Hadi tidak melakukan penututan soal perkara ini. Sehingga kasus Km tidak dilanjutkan dan dikembalikan ke keluarganya.

"Nanti kita tidak akan melakukan penahanan dan memulangkan yang bersangkutan ke rumahnya," tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Hadi menyebut bahwa dirinya tidak mempermasalahkan apa yang sudah dilakukan Km.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

"Dia sudah meminta maaf dan mengakui semua kesalahan yang sudah dilakukan. Kita wajib memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bermedia sosial yang baik dan benar," ungkap Wali Kota Hadi.

Dia berharap masyarakat lebih dewasa dalam bermedia sosial dengan teman maupun keluarga.

"Jangan melakukan penyebaran berita bohong atau ujaran kebencian," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.