Sabtu, 06 Jun 2026 14:12 WIB

Beredar Meme Dosen Dukung Ormas HTI, ITS Bentuk Tim Pemantau

jatimnow.com - Viral, beredar meme 4 Dosen Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya yang disertai tulisan dukungan serta menolak pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di media sosial Twitter.

Meme tersebut diduga buntut dari ditolaknya gugatan hukum atas pembubaran ormas HTI pada sidang PTUN, Jakarta Timur, Senin (07/05) kemarin.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Dari empat dosen, 3 diantaranya berasal dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof Daniel M Rosyid, Guru besar Teknologi Kelautan, Andi Rahmadiansah, Kepala Laboratorium Teknik Fisika serta Lukman Noerochim selaku kaprodi Pascasarjana Teknik Material.

Sedangkan satu berasal dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Arif Firmansyah yang tercatat sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Masing-masing gambar empat dosen tersebut juga tertera kode tanda pagar (hashtag) #HTILayakMenang, #DukungHTIUntukIslam, #DukungHTIUntukUmat, dan #DukungHTIUntukDakwahdanKhilafah.

Menyikapi viralnya meme dosen, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengeluarkan surat pernyataan sikap yang langsung ditandatangani Rektor.

Dalam surat bernomor 33326/IT2/HK.00.01/2018 tertanggal 07 May 2018, Menerangkan bahwa pernyataan tiga dosen tersebut tidak terhubung dengan pihak kampus. ITS juga tengah melakukan penyelidikan terhadap tiga dosen itu.

Rektor ITS Prof Joni Hermana mengatakan, pihaknya sudah melakukan konfirmasi. Dan ketiganya membantah telah membuat gambar-gambar tersebut.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

"Dari komunikasi yang dilakukan mereka membantah tidak bergabung dengan HTI," imbuh Joni.

Lebih lanjut Joni mengatakan, ketiga dosen mengaku hanya dimintai pendapat secara pribadi, dan tidak ada penjelasan akan dikemas dalam meme dan diviralkan.

"Mereka juga keberatan karena itu mereka menyatakan penyesalannya," ungkap joni Hermana disela pelaksanaan SNMBTN Panlok 50 di gedung rektorat Unair, Selasa (8/5/2018).

Saat ini ITS tengah membentuk Tim Pemantau Pelanggaran (TPP) untuk mengetahui apa yang dilakukan terdapat unsur kesengajaan atau tidak.

Baca Juga: ITS Resmikan Wall Climbing, Dorong Jatim Jadi Lumbung Atlet Panjat Tebing

"Tim ini dari perwakilan berbagai jurusan, nanti tim itu akan mengusulkan kepada saya selaku rektor untuk menentukan hukuman sesuai bobot pelanggaran," terangnya.

"Tapi dalam hal ini ITS tegas, kalau memang pelanggaran berat paling tidak mereka akan dicopot dari jabatanya," tegasnya.

Meme ini menjadi buah bibir, mengingat setelah kalah dalam gugatan PTUN pada Senin (7/5/2018) kemarin. HTI dianggap sebagai ormas terlarang dan dibubarkan oleh Pemerintah Indonesia.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.