Kamis, 11 Jun 2026 11:22 WIB

Pengedar Pil Dextro Ditangkap saat Sembunyi di Ladang Bambu

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 15 Apr 2020 17:05 WIB
Sugiono, pengedar pil dextro diamankan di Mapolsek Lekok, Polres Pasuruan Kota
Sugiono, pengedar pil dextro diamankan di Mapolsek Lekok, Polres Pasuruan Kota

jatimnow.com - Seorang pengedar obat keras berbahaya jenis tryhexypenidil dan dextro diringkus Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota. Terjadi pengejaran hingga di ladang bambu saat penangkapan pelaku.

Pengedar obat keras berbahaya itu bernama Sugiono (38), warga Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Tersangka kami tangkap karena menjual obat keras berbahaya jenis tryhexypenidil dan dextro di rumahnya," jelas Kapolsek Lekok, AKP Miftaful, Rabu (15/4/2020).

Miftaful menambahkan, penggerebekan di rumah pelaku dilakukan setelah timnya mendapat informasi bahwa pelaku menjual tryhexypenidil dan dextro di rumahnya.

Barang bukti pil tryhexypenidil dan dextro yang disita dari rumah pengedarBarang bukti pil tryhexypenidil dan dextro yang disita dari rumah pengedar

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Namun dalam penggerebekan pertama sekitar pukul 11.00 Wib, pada 9 Maret 2020, Tim Unit Reskrim Polsek Lekok gagal dan hanya berhasil menyita barang bukti 975 butir pil dextro dan 20 pil butir tryhexypenidil.

Setelah terus melakukan pengintaian dan mendapati pelaku pulang pada Selasa (14/4/2020), Tim Unit Reskrim Polsek Lekok langsung bergerak menangkapnya.

"Saat kami gerebek, tersangka ini kabur lagi. Sehingga kami kejar hingga di pekarangan tanaman bambu warga. Setelah sempat berhasil mengecoh kami, akhirya tersangka kami tangkap saat bersembunyi di rimbunan bambu," beber Miftaful.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Di hadapan penyidik, tersangka Sugiono mengaku baru dua minggu ini mengedarkan obat keras berbahaya.

"Terpaksa pak. Soalnya pekerjaan saya sebagai kuli bangunan sedang sepi," ucap Sugiono.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.