Selasa, 23 Jun 2026 15:41 WIB

Pria Tewas di Depan Toko Swalayan Gresik, Polisi: Bukan Virus Corona

Proses evakuasi jasad pria yang ditemukan tewas di depan toko swalayan di Gresik
Proses evakuasi jasad pria yang ditemukan tewas di depan toko swalayan di Gresik

jatimnow.com - Masyarakat di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki di halaman Toko Swalayan Sarikat Jaya, Jalan RA Kartini, Selasa (31/3/2020).

Begitu mendapatkan kabar dari warga, sejumlah petugas Polsek Kebomas beserta Tim Medis RSUD Ibnu Sina Gresik langsung meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi mayat korban.

Baca Juga: Ratusan Peserta Ikuti Kapolres Gresik Esports Competition 2026

Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Sujai mengatakan, korban diketahui bernama Jaelani (51), warga asal Dusun Ketapang, Desa Glondongede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Sehari-hari korban yang berprofesi sebagai tukang becak dan mangkal di depan Toko Swalayan Sarikat Jaya bersama beberapa rekan lain.

"Dari keterangan satpam toko, tadi malam seusai menarik becak, korban beristirahat di halaman toko. Bahkan saksi melihat sekitar jam 23.00 Wib, korban sempat menyapu lantai halaman toko," jelas Sujai.

Namun setelah itu, kepada rekan sesama tukang becak, korban mengeluh kurang enak badan akibat masuk angin. Kepalanya juga terasa sakit hingga akhirnya korban mengonsumsi obat pereda sakit kepala.

Baca Juga: Peduli Lingkungan, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Tanam 1.437 Bibit Mangrove

"Setelah itu korban pamit tidur di atas becak. Namun pada jam 5.00 Wib, korban terbangun dan muntah-muntah. Setelah itu korban kembali ke atas becak untuk melanjutkan tidurnya. Akan tetapi ketika dibangunkan rekannya pukul 6.30 Wib, korban meninggal," ujar Sujai.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan medis, korban meninggal karena memang memiliki riwayat sakit.

"Selain hasil pemeriksaan medis, juga berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang kami temukan disakunya, yaitu obat pereda sakit kepala. Karena itu kami pastikan korban meninggal bukan karena Virus Corona," tegas Kusworo.

Baca Juga: Polres Gresik Lumpuhkan Buronan Kasus Curat di Jombang, Buron 1 Bulan

Kusworo juga menampik meninggalnya korban karena unsur penganiayaan.

"Kami tidak menemukan luka dan tanda bekas penganiayaan di tubuh korban," pungkas Kusworo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.