Senin, 08 Jun 2026 16:38 WIB

Wabah Virus Corona

IDI Surabaya Buka Layanan Bantuan APD dari Masyarakat

IDI Surabaya buka layanan bantuan APD dari masyarakat
IDI Surabaya buka layanan bantuan APD dari masyarakat

jatimnow.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya membuka layanan bantuan untuk penanganan wabah Virus Corona (Covid-19). Layanan ini bertujuan untuk menggalang bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dari masyarakat yang ditujukan untuk para dokter.

Ketua Satgas Covid-19 IDI Cabang Surabaya, Dr. Musofa Rusli mengatakan, penggalangan donasi ini telah dilakukan selama kurang lebih satu minggu. Namun layanan bantuan ini tidak dalam bentuk uang, melainkan APD yang dibutuhkan para dokter yang sedang bertugas menangani pasien Corona.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Ya asumsinya wabah ini kan kita tidak tahu kapan selesainya. Yang jelas kalau semakin lama, stok APD semakin berkurang. Nah antisipasinya, menggalang donasi dari masyarakat," kata Musofa saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (29/3/2020).

Ia menambahkan, dalam kurun waktu sepekan terakhir, pihaknya telah menampung kurang lebih ratusan barang bantuan dari masyarakat seperti masker.

"Ya lumayan masker N95 itu sudah ada beberapa dus atau jumlahnya ratusan dan langsung kita distribusikan ke anggota kami yang bertugas di rumah sakit di Surabaya. Jadi kita tidak dibuat untuk stok, langsung digunakan untuk pelayanan," ungkapnya.

Musofa menyebut bahwa IDI Surabaya menggalang donasi dari masyarakat berupa APD seperti hazmat suit, safety goggles, masker, handscoon, safety boots, hand sanitizer, sabun, disinfektan. Selain itu pihaknya tidak menutup kemungkinan membuka bahan lain seperti multivitamin dan lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Selain APD, masyarakat juga banyak yang menyumbangkan seperti susu, multivitamin. Intinya yang relevan untuk membantu para dokter yang berada di garda terdepan dalam penanganan wabah ini," tambahnya.

Saat ditanya terkait bantuan APD dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, pihaknya mengaku tidak berkoordinasi, tetapi layanan ini ditujukan kepada masyarakat yang ingin menyumbang saja.

"Kalau terkait bantuan itu kita belum ada koordinasi dengan pihak pemkot. Prioritas IDI Surabaya ini mengurusi dokter bukan rumah sakitnya. Intinya kami menjaga anggota kami agar tetap bekerja dengan baik dengan APD yang benar. Jika yang ngurusin rumah sakit organisasinya Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)," paparnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Dia mengaku bahwa ada sekitar 2000-an dokter yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19 di Surabaya.

"Ya sekitar 2000 dokter spesialis anggota IDI yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19. Namun ada sekitar 1000 orang dosen spesialis di atas usia 60 tahun ditarik atau dirumahkan dalam penanganan Covid-19. Namun untuk praktik operasi yang biasanya dilakukan tetap diperbolehkan," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.