Jumat, 24 Jul 2026 14:56 WIB

Wabah Virus Corona

IDI Surabaya Buka Layanan Bantuan APD dari Masyarakat

IDI Surabaya buka layanan bantuan APD dari masyarakat
IDI Surabaya buka layanan bantuan APD dari masyarakat

jatimnow.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Surabaya membuka layanan bantuan untuk penanganan wabah Virus Corona (Covid-19). Layanan ini bertujuan untuk menggalang bantuan berupa alat pelindung diri (APD) dari masyarakat yang ditujukan untuk para dokter.

Ketua Satgas Covid-19 IDI Cabang Surabaya, Dr. Musofa Rusli mengatakan, penggalangan donasi ini telah dilakukan selama kurang lebih satu minggu. Namun layanan bantuan ini tidak dalam bentuk uang, melainkan APD yang dibutuhkan para dokter yang sedang bertugas menangani pasien Corona.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Ya asumsinya wabah ini kan kita tidak tahu kapan selesainya. Yang jelas kalau semakin lama, stok APD semakin berkurang. Nah antisipasinya, menggalang donasi dari masyarakat," kata Musofa saat dikonfirmasi jatimnow.com, Minggu (29/3/2020).

Ia menambahkan, dalam kurun waktu sepekan terakhir, pihaknya telah menampung kurang lebih ratusan barang bantuan dari masyarakat seperti masker.

"Ya lumayan masker N95 itu sudah ada beberapa dus atau jumlahnya ratusan dan langsung kita distribusikan ke anggota kami yang bertugas di rumah sakit di Surabaya. Jadi kita tidak dibuat untuk stok, langsung digunakan untuk pelayanan," ungkapnya.

Musofa menyebut bahwa IDI Surabaya menggalang donasi dari masyarakat berupa APD seperti hazmat suit, safety goggles, masker, handscoon, safety boots, hand sanitizer, sabun, disinfektan. Selain itu pihaknya tidak menutup kemungkinan membuka bahan lain seperti multivitamin dan lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Selain APD, masyarakat juga banyak yang menyumbangkan seperti susu, multivitamin. Intinya yang relevan untuk membantu para dokter yang berada di garda terdepan dalam penanganan wabah ini," tambahnya.

Saat ditanya terkait bantuan APD dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, pihaknya mengaku tidak berkoordinasi, tetapi layanan ini ditujukan kepada masyarakat yang ingin menyumbang saja.

"Kalau terkait bantuan itu kita belum ada koordinasi dengan pihak pemkot. Prioritas IDI Surabaya ini mengurusi dokter bukan rumah sakitnya. Intinya kami menjaga anggota kami agar tetap bekerja dengan baik dengan APD yang benar. Jika yang ngurusin rumah sakit organisasinya Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI)," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dia mengaku bahwa ada sekitar 2000-an dokter yang terlibat dalam penanganan wabah Covid-19 di Surabaya.

"Ya sekitar 2000 dokter spesialis anggota IDI yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19. Namun ada sekitar 1000 orang dosen spesialis di atas usia 60 tahun ditarik atau dirumahkan dalam penanganan Covid-19. Namun untuk praktik operasi yang biasanya dilakukan tetap diperbolehkan," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.