Jumat, 12 Jun 2026 06:09 WIB

Ketika Jam Kunjungan Keluarga Narapidana di Lapas Pasuruan Dilarang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 18 Mar 2020 16:51 WIB
Salah satu narapidana memeluk istrinya setelah mendengar pelarangan kunjungan ke Lapas Pasuruan dalam beberapa hari ke depan
Salah satu narapidana memeluk istrinya setelah mendengar pelarangan kunjungan ke Lapas Pasuruan dalam beberapa hari ke depan

jatimnow.com - Suasana haru bercampur kecewa begitu terasa saat para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas IIB Pasuruan diberi sosialisasi tentang larangan jam kunjungan keluarga. Keputusan itu terpaksa diterapkan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Ya mau gimana lagi. Sabar. Ketentuannya seperti itu. Biasanya satu minggu sekali besuk," jelas Rh, istri dari narapidana berinisial Tr, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Begitu pula dengan Tr, yang juga hanya bisa pasrah.

"Kita ini hanya bisa nurut. Kan baik juga mencegah penyebaran virus," sambung Tr.

Hal sama pun diucapkan Id (24) yang mengunjungi suaminya Sl (25).

"Mau gimana lagi. Ya gak papa, terpaksa," ucap kompak keduanya.

Setelah perjumpaan itu, kedua pasangan ini bersalaman dan berpelukan, sebagai tanda perpisahan mereka untuk sementara waktu.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sosialisasi larangan kunjungan keluarga narapidana di Lapas Klas IIB PasuruanSosialisasi larangan kunjungan keluarga narapidana di Lapas Klas IIB Pasuruan

Sementara itu, Kepala Lapas Klas IIB Pasuruan Wahyu Indarto menyebut bahwa pelarangan jam besuk atau kunjungan ini diterapkan dari tanggal 19 hingga 29 Maret 2020.

"Penutupan ini untuk pencehagan. Karena dengan kondisi over kapasitas, kalau ada satu orang saja yang tertular, maka seluruh Lapas pun akan terdampak," ungkap Wahyu.

Untuk dispensasinya, para keluarga warga binaan bisa mengirimkan makanan ataupun uang ke dalam lapas dengan cara menitipkannya ke petugas jaga.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Makanya ini para pengunjung WBP tadi kita larang pulang terlebih dahulu. Kita beri sosialisasi tentang larangan ini," tutupnya.

Sementara itu Kasie Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Kuswandi, memberikan sosialisasi tentang bahanya Virus Corona kepada WBP dan Pengunjung Lapas, atas diberlakukannya larang jam kunjungan tersebut.

"Hari ini kita sosialisasi. Besok, semua WBP kita skrining kondisi kesehatannya," pungkas Kuswandi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.