Sabtu, 06 Jun 2026 14:04 WIB

Ketika Khofifah-Emil Silaturrahmi di Keuskupan Surabaya

  • Penulis :
  • | Jumat, 23 Feb 2018 17:42 WIB
Khofifah-Emil saat mengunjungi keuskupan di Surabaya
Khofifah-Emil saat mengunjungi keuskupan di Surabaya

SURABAYA :: Jatimnow.com - Meski Provinsi Jawa timur kental dengan nuansa muslim, namun pluralisme juga menunjukkan suatu kekuatan sebagai penyanggah keutuhan bermasyarakat di provinsi yang memiliki semboyan "Jer Basuki Mawa Bea" ini.

Hal itu yang tidak dilupakan oleh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Pasalnya, pada masa kampanye ini pasangan calon nomer urut satu itu melakukan silaturahmi dengan Keuskupan Surabaya yang berada di Jalan Polisi Istimewa nomor 17 Surabaya, Jumat (23/2/2018).

Baca Juga: TNI Bantu Tangani Pandemi, Khofifah Ucapkan Terimakasih di HUT ke-76

"Kedatangan kami  ke Keuskupan Surabaya ini sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada komunitas umat Katolik, bahwa kami sebagai pasangan calon yang akan berkontestasi di Pilkada Jatim 2018. Seprti halnya sowan kepada para kiai untuk memperkenalkan diri,” tutur Khofifah.

Mantan Menteri Sosial Republik Indonesia itu mengungkapkan silaturahmi yang dilakukannya itu merupakan suatu hal yang sangat penting, untuk saling membangun pemikiran saat perjalanan pada kontestasi Pilkada Jatim 2018.

"Insyaallah dengan cara begini bisa menyerap seluruh pemikiran-pemikiran strategis dari Keuskupan Surabaya. Dan terima kasih kepada Pak Uskup Sutikno Wisaksono dan Romo Eko Budi Susilo yang telah menerima kami pada silaturahmi kali ini," jelas Khofifah.

Pasangan calon di Pilkada Jatim 2018 yang diusung oleh koalisi partai politik Demokrat, Golkar, PPP, PAN, Nasdem dan Hanura ini menjelaskan, bahwa tahapan awal adalah harus kenal terlebih dahulu dan selanjutnya bisa dipilih.

Baca Juga: Berapakah Santunan Bagi Korban Bencana Alam?

“Dikenal itu sangat penting, baru setelah itu disuka, lalu dipilih, urut-urutannya kira-kira seperti itu. Namun, bagi kami yang jauh lebih penting dari pertemuan ini adalah pemikiran-pemikiran yang dapat membangun Jawa Timur," pungkasnya.

Sementara itu, Uskup Sutikno Wisaksono dan Romo  Eko Budi Susilo yang saat itu menerima langsung kunjan silaturahmi yang cukup singkat tapi hangat itu mengatakan bahwa siapapun yang terpilih tetap mengutamakan komunikasi antar umat beragama yang ada di Jawa Timur.

“Ya, kami cuma berpesan siapapun nanti yang terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim agar bisa menjaga komunikasi antarumat beragama,” ucap Uskup Sutikno Wisaksono.

Baca Juga: Tidak Ada Kerabat Gubernur Khofifah Maju di Pilkada Serentak 2020!

Romo Eko Budi Susilo menambahkan dirinya bersama segenap Keuskupan Surabaya cuma bisa memberi dukungan doa kepada pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak yang akan berkontestasi di Pilkada Jatim 2018. "Ya semoga Pilgub Jatim dapat berjalan kondusif lancar tanpa ada isu-isu yang tidak sedap," tandasnya.

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.