Sabtu, 06 Jun 2026 13:05 WIB

Tidak Ada Kerabat Gubernur Khofifah Maju di Pilkada Serentak 2020!

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan akan menjaga jarak yang sama dengan semua bakal calon yang muncul dalam Pilkada Serentak 2020. Sikap netral itu didisampaikan Trisnadi, salah satu tim media gubernur.

Dan, ia menegaskan tidak ada keluarga gubernur yang maju dalam pemilihan kepala daerah.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Yang ingin kami luruskan dan kami tegaskan adalah Gubernur Khofifah netral dalam pilkada di semua daerah. Jika ada yang membawa nama gubernur untuk maju mencalonkan diri maju di daerah tertentu, itu klaim yang tidak benar," kata Trisnadi melalui siaran pers, Kamis (3/9/2020).

Menurut Trisnadi, klaim tersebut dikhawatirkan akan merugikan orang lain. Pasalnya hingga saat ini masih ada saja orang yang mengaku dekat dengan gubernur dan mengklaim utusan untuk ditugaskan dalam pilkada serentak.

Pria yang dikenal sebagai kolektor mobil tua ini menegaskan bahwa netralnya gubernur dalam pilkada sudah disampaikan jauh hari sebelum tahapan Pilkada dimulai. Gubernur Khofifah, tegas memegang marwah sebagai kepala daerah yang ingin equal distance pada semua pihak.

Tris, sapaan alumni STIKOSA-AWS ini juga mengklarifikasi adanya kabar bahwa adik kandung Gubernur Khofifah maju sebagai Wabup Sidoarjo. Kata Tris, adik kandung yang dimaksudkan dari kabar tersebut adalah Dwi Astutik.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

"Kedua yang kami ingin luruskan, Dwi Astutik bukan adik kandung Gubernur Khofifah. Ketiga, tidak ada adik kandung ibu gubernur yang maju kepala daerah, itu kabar tidak benar," tegas Tris melalui keterangan tertulis.

Kabar soal adik kandung Gubernur Khofifah dapat rekomendasi di Pilkada Sidoarjo tersebut sedang didalami oleh tim internal gubernur, tambahnya.

"Membuat keluarga ibu gubernur tidak nyaman," tegasnya.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Dwi Astutik, sebelum digandeng Kelana di Sidoarjo juga sempat mengincar sebagai bakal calon wakil wali kota Surabaya. Ia mengambil formulir pendaftaran di kantor DPD PDIP Jawa Timur, Rabu (11/9/2019). Demikian pula, reklame bergambar wajahnya terlihat di kawasan Gunungsari.

Rekomendasi pencalonan Kelana-Dwi Astutik itu dibacakan langsung Ketua DPP PDIP Puan Maharani dari Jakarta secara virtual pada Rabu (2/9/22020). Perempuan yang akrab disapa Bunda Dwi ini dikenal sebagai pengurus Muslimat.

PDIP telah memutuskan mengusung mantan Ketua Hanura Jatim Kelana Aprilianto di Pilkada Sidoarjo 2020. Kelana didampingi Dwi Astutik sebagai calon wakil bupati.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.