Senin, 27 Jul 2026 18:23 WIB

Imbas Corona, Rempah Banyuwangi Kebanjiran Order hingga Luar Negeri

Bupati Abdullah Azwar Anas di produsen sari rempah di Banyuwangi
Bupati Abdullah Azwar Anas di produsen sari rempah di Banyuwangi

jatimnow.com - Merebaknya wabah virus corona membuat produsen minuman sari rempah di Banyuwangi kebanjiran order dari luar negeri. Negara pemesan mulai dari Singapura hingga Turki.

Bahkan, ada produsen yang mengaku kewalahan melayani permintaan yang terus meningkat karena rempah-rempah dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga meminimalisasi potensi terkena berbagai virus, termasuk corona.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Itu diungkapkan Heru Prayitno, produsen minuman sari rempah 'Putri Wangi' saat dikunjungi oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (5/3/2020).

Ia mengatakan, penjualan produknya terus meningkat sejak kasus virus corona merebak di berbagai negara.

Apalagi, setelah terjadi kasus virus corona di Indonesia. Penjualannya pun langsung meningkat hampir 300 persen.

"Setelah ada kasus di Indonesia, pesanan saya langsung melonjak. Terutama untuk minuman jahe rempah celup dan temulawak celup. Peningkatannya 300 persen, kalau biasanya sehari kita habis 50 boks, sekarang bisa sampai 150 boks. Kami kewalahan," kata Heru.

Permintaan tersebut, imbuh Heru, datang dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Jogjakarta, Batam, Tuban, dan Jember.

"Pesanan kami juga datang dari Singapura, Afrika, dan Turki," kata Heru.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Di rumahnya, Heru memproduksi berbagai minuman sari rempah yang dapat menjaga stamina tubuh tetap fit.

Misalnya temulawak celup, jahe rempah celup, minuman temulawak, sirup temulawak, ekstrak temulawak, dan yang terbaru olahan jahe, kunyit, dan serai (jakuser).

Hal yang sama juga dirasakan Arif Indaka, produsen ekstrak minuman sari rempah 'Juwahir'. Dia membuat ekstrak berbagai minuman sari rempah, seperti temulawak rempah, wedang secang, dan kunyit asem.

"Saat ini, pesanan kami naik hampir 500 persen. Baik yang lewat online shop maupun yang dijual di pusat oleh-oleh di Banyuwangi," kata Arif.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Anas mendorong warga untuk terus mengonsumsi tanaman obat khas Nusantara.

"Minuman dan makanan berbasis tanaman obat bisa menjaga daya tahan tubuh. Sudah banyak tanaman herbal yang sudah terbukti secara klinis bermanfaat bagi tubuh, sekarang istilahnya fitofarmaka. Mari dikonsumsi," kata Anas.

Terkait virus corona, Bupati Anas meminta agar warga tetap tenang dan tidak panik berlebihan.

"Solusinya bukan beli masker, justru yang lebih penting adalah menjaga stamina tubuh. Rajin berolah raga, istirahat cukup, makan sayur dan buah, konsumsi tanaman obat khas Indonesia. Apalagi sekarang di Banyuwangi sudah ada berbagai ramuan tradisional yang dikemas moderen seperti ini, jadi lebih praktis dan mudah dibawa kemana saja. Juga sudah ada uji keamanan pangan dari otoritas terkait," pungkas Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.