Selasa, 28 Jul 2026 13:26 WIB

Antisipasi Corona, Imigrasi dan Dinkes Periksa 16 WNA di Tulungagung

Belasan WNA di Tulungagung diperiksa dokumen imigrasi dan kesehatan
Belasan WNA di Tulungagung diperiksa dokumen imigrasi dan kesehatan

jatimnow.com - Petugas Kantor Imigrasi kelas II non TPI Blitar dan Dinas Kesehatan Tulungagung melakukan pengecekan terhadap enam belas pekerja asing di sebuah rumah yang berada di Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Dari 16 Warga Negara Asing (WNA) itu, 14 diantaranya merupakan warga asal Tiongkok dan dua lainnya dari Singapura dan Malaysia.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Satu WNA asal Singapura baru tiba enam hari lalu, sedangkan lainnya masuk Indonesia sejak dua pekan terakhir.

Camat Kedungwaru, Hari Prasetijo menjelaskan keberadaan WNA terungkap setelah masyarakat melapor ke pihak kecamatan.

Mereka khawatir WNA ini bisa menyebarkan virus Corona (Convid-19). Dari pendataan, rumah yang dihuni para WNA ini sebelumnya kosong selama beberapa tahun.

Rumah tersebut kemudian disewa oleh seseorang yang mengaku digunakan untuk menampung pekerja sebuah pabrik di Kecamatan Ngantru, Tulungagung.

"Masyrakat yang melihat bahwa penghuninya merupakan WNA kemudian melaporkan ke kami, karena mereka khawatir bisa menyebarkan virus corona," ujarnya, Selasa (3/3) malam.

Pihak kecamatan kemudian meneruskan laporan ke Kantor Imigrasi Blitar. Mereka melakukan pengecekan kelengkapan dokumen keimigrasian.

Para WNA ini menunjukkan fotocopy paspor mereka dan mengaku jika paspor aslinya dibawa seseorang di Surabaya untuk diperpanjang.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Mereka kemudian didata oleh petugas dan diminta ke kantor imigrasi untuk diperiksa lebih lanjut.

"Petugas Imigrasi telah mendata mereka untuk diminta keterangan lebih lanjut," ujarnya.

Kasubsi Intelejen Kantor Imigrasi klas II non TPI Blitar, Priyo Eri Wicaksono mengatakan sesuai visa, para WNA ini berada di Tulungagung untuk keperluan bisnis.

Berdasarkan paspor, kelima belas WNA masuk melalui Bandara Internasional Sukarno Hatta sejak dua pekan lalu. Sedangkan satu WNA asal Singapura, baru tiba 6 hari lalu.

"Untuk informasi lebih lanjut kita masih akan melakukan pemeriksaan di kantor," katanya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Dalam pengecekan itu, Kantor Imigrasi mengajak tim medis dari Dinas KesehatanTulungagung  untuk memantau kondisi kesehatan para WNA.

Kasi Survailence dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tulungagung, Satrio Wibisono yang mengecek kondisi kesehatan para WNA ini menjelaskan secara umum kondisi mereka sehat.

Rata rata suhu tubuh mereka 36,2 derajat sampai 36,7 derajat. Meskipun begitu mereka masih memantau kondisi kesehatan satu WNA asal Singapura yang baru tiba 6 hari lalu.

"Satu WNA asal Singapura masih terus kita pantau kondisi kesehatannya," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.