Senin, 27 Jul 2026 21:23 WIB

Ranu Manduro Mojokerto dan Rezeki Warga Setempat

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 26 Feb 2020 14:02 WIB
Warga setempat ketiban rezeki dengan berjualan di Ranu Manduro, Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Warga setempat ketiban rezeki dengan berjualan di Ranu Manduro, Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Foto-foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan orang mengunjungi Ranu Manduro, di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, setiap harinya, setelah keindahan alam tempat ini. Banyak warga yang ketiban rezeki atas viralnya bekas tambang tersebut.

Warga sekitar yang sehari-harinya bekerja serabutan atau hanya sibuk beternak hewan, akhirnya berjualan, mulai dari makanan ringan hingga minuman. Penglola parkir dengan tarif Rp 3 ribu setiap motor juga panen.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

"Lumayan lah pak buat tambah-tambah penghasilan. Saya sekarang ini jualan air mineral, harganya Rp 4 ribu. Kalau teh satu botol Rp 5 ribu. Lumayan habis setengah dos, di hari pertama jualan," ungkap salah satu warga bernama Iman (51), yang sehari-hari berternak tiga ekor kambing.

Baca juga:  

Iman menambahkan, bekas tambang itu memang dikenal warga dengan sebutan Ranu Manduro. Hamparan rumput hijau dengan background Gunung Penanggungan itu mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak Minggu (23/2/2020).

Warga ketiban rezeki dengan berjualan di Ranu Manduro, Ngoro, MojokertoWarga ketiban rezeki dengan berjualan di Ranu Manduro, Ngoro, Mojokerto

"Kira-kira mulai hari minggu kemarin sudah ramai, paling ramai pengunjungnya ya kemarin sama hari ini," jelas Ilman.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara itu, dua ibu paruh baya bernama Zuria dan Aminah berjualan di Ranu Manduro lantaran pabrik tempatnya sehari-hari berkerja sedang sepi.

"Lumayan timbang menganggur di rumah, kerja pabrik ya lagi sepi," ucap Zuria.

Selain menjajakan minuman kemasan botol, Aminah juga tampak menjajakan nasi bungkus. Sedangkan Zuriah menjajakan aneka camilan, pisang rebus dan minumal es kelapa muda.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kalau warga lokal sini jualan tidak ditarik biaya pak. Bebas," tambah Aminah.

Deretan warung semi permanen juga terlihat berdiri di 'pintu' masuk tempat wisata baru tersebut. Para pengunjung pun terlihat memanfaatkan keberadaanya, sembari berteduh.

Keindahan panorama alam Ranu Manduro itu dikunjungi ratusan lantaran viral dan disebut mirip sebuah tempat wisata di Selandia Baru. Bahkan keindahan alamnya yang diabadikan dengan kamera warga, sempat menjadi trending topik di Twitter Indonesia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.