Selasa, 28 Jul 2026 03:23 WIB

KPK Bawa Lima Koper Keluar dari Gedung DPRD Tulungagung

Para Penyidik KPK saat keluar dari Gedung DPRD Tulungagung
Para Penyidik KPK saat keluar dari Gedung DPRD Tulungagung

jatimnow.com - Setelah melakukan penggeledahan sekitar enam jam, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meninggalkan Gedung DPRD Tulungagung, Senin (17/2/2020). Mereka membawa lima buah koper dan tiga kardus diduga berisi dokumen.

Penggeledahan ini diduga berkaitan dengan kasus suap pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018, yang menyeret mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Dengan mengendarai empat mobil MVP berwarna hitam, sekitar 8 Penyidik KPK mendatangi Gedung DPRD Tulungagung sekitar pukul 11.50 Wib. Mereka kemudian masuk ke sejumlah ruangan, mulai dari ruangan Ketua DPRD Tulungagung, ruang Sekertaris Dewan serta ruang aspirasi.

Baca juga:  KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung DPRD Tulungagung

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Selama penggeledahan, para Penyidik KPK tampak membawa sejumlah dokumen berkas ke ruang aspirasi untuk diperiksa.

Sekertaris DPRD Tulungagung Budi Fatahillah membenarkan penggeledahan tersebut. Namun Budi enggan menjelaskan lebih lanjut, terkait proses penggeledahan dan pemeriksaan dokumen. Menurutnya, hal ini merupakan wewenang Penyidik KPK.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Saya tidak bisa menjelaskan lebih rinci lagi karena ini bukan wewenang saya. Ini merupakan wewenang KPK," ujar Budi.

Seminggu sebelum penggeledahan, dua orang pejabat di Tulungagung telah dipanggil KPK untuk diperiksa. Mereka adalah Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Sekertaris DPRD Budi Fatahillah. Keduanya diperiksa terkait kasus korupsi yang menjadikan mantan Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, sebagai tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.