Selasa, 23 Jun 2026 03:16 WIB

Polisi Telusuri Aset Tersangka Kasus Perumahan Fiktif Berlabel Syariah

Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya menelusuri aset tersangka MS dalam kasus perumahan fiktif berlabel syariah
Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya menelusuri aset tersangka MS dalam kasus perumahan fiktif berlabel syariah

jatimnow.com - Kasus perumahan fiktif berlabel syariah yang dibongkar Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya, masih terus didalami dan dikembangkan. Terbaru, unit ini menelusuri aset MS, pengelola PT Cahaya Mentari Pratama.

Akibat ulah MS, 32 orang pemesan perumahan Multazam Islamic Residence yang berada di wilayah Sedati, Sidoarjo, merugi sekitar Rp 5,1 miliar. Kasus ini dibongkar pada awal Januari 2020 dilanjutkan dengan penggeledahan di kantor pemasarannya perumahan fiktif itu di Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saat ini kami tengah menelusuri aset tersangka yang berada di Surabaya," terang Kanit Harda Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Giadi, penelusuran aset itu dilakukan untuk menjerat MS dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sebab dari hasil pemeriksaan sementara, hasil penipuan yang dilakukan MS diduga dibelikan sejumlah aset.

"LP (Laporan Polisi) untuk TPPU dalam kasus ini sudah kami kami terbitkan," tambah Alumnus AKPOL Tahun 2012 ini.

Baca juga: 

Diketahui, developer perumahan fiktif ini menjanjikan perumahan siap huni pada Tahun 2020. Namun kenyataannya, lokasi yang dijadikan tempat perumahan masih berupa rawa-rawa dan tanah kosong. Bahkan setelah dicek, tanah tersebut milik orang lain.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Setelah sejumlah korban melapor, MS memecat sejumlah pegawainya. Ia juga menghapus semua data di komputer perusahaan untuk menghilangkan jejak. Namun penyidik tetap menyita ribuan brosur, sejumlah komputer dan dua rekening milik tersangka MS.

Karena diduga korban lebih dari 32 orang, Penyidik Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya telah mendirikan posko pengaduan atas kasus tersebut agar para korban yang lain bisa dengan mudah melapor.

Untuk memikat calon pembeli, developer memperkenalkan Multazam Islamic Residence sempat mengundang Ustad Yusuf Mansur sebagai motivator pada Tahun 2016. Selain itu, dalam brosur pemasaran juga menampilkan foto Ustaz Yusuf Mansur.

Merasa namanya dicatut developer, Ustaz Yusuf Mansur langsung menjawab.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Saya tidak ada keterlibatan apa-apa. Nama saya dan DQ dicatut secara tidak jelas. Dulu katanya mau wakaf. Sempet ketemuan, ketemuan biasa aja. Alhamdulillaah. Tidak ada kerjasama apa-apa. Dan tidak pernah ada ceramah motivasi di sana. Tidak ada juga aliran dana apa-apa," kata Ustaz Yusuf Mansur dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (7/1/2019).

"Saya sudah sampaikan ke kawan-kawan kepolisian, seperti biasa saya akan hadir jika dibutuhkan keterangan dari saya. Hal-hal begini mencederai gerakan ekonomi syariah yang lagi bagus-bagusnya. Ke depan semoga kita semua lebih hati-hati," sambungnya.

Pemeriksaan yang sedianya dilakukan Jumat (14/2/2020) akhirnya batal. Sebab saat mendarat di Surabaya pada Kamis (13/2/2020) pagi, Ustaz Yusuf Mansur menerima kabar ayahandanya meninggal dunia. Sehingga Ustaz Yusuf Mansur langsung kembali lagi ke Jakarta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.