Rabu, 22 Jul 2026 13:39 WIB

Pupuk Bersubsidi Disebut Langka, Ini Jawaban Menteri Pertanian

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 12 Feb 2020 19:00 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di acara panen raya di Pasuruan
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di acara panen raya di Pasuruan

jatimnow.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut terlalu dini jika petani mengatakan adanya kelangkaan pupuk bersubsidi.

Itu disampaikan Mentan Syahrul Yasin Limpi saat menghadiri acara panen raya di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/2/2020)

Baca Juga: BNI Terapkan Pengawasan Berlapis untuk Penyaluran KUR

"Bapak-bapak apakah pupuk bersubsidi langka?" tanya Mentan Syahrul.

Mendengar pertanyaan tersebut, para petani yang hadir menjawab jika pupuk bersubsidi kini mengalami kelangkaan.

Mentan Syahrul mengatakan pupuk telah dilakukan pendropingan tahap pertama dan masih proses pembagian secara merata.

Baca Juga: Viral Ricuh di Pintu Masuk Bromo, TNBTS Klaim Pemukulan Refleks Bela Diri

"Setelah saya cek. Alokasi pupuk itu ada, tapi belum dibagi secara merata. Kenapa pupuk belum dibagi, karena ada rencana difinitif kebutuhan kelompok (e- RDKK) yang belum jalan dengan baik dan sebagainya," terangnya.

Ia meminta kepada Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk pembagian pupuk.

"Nah, KTNA mulai hari ini urusi dengan baik, saya siap bantu. Kalau ada kelangkaan, tinggal sebutkan di desa mana di kecamatan apa. Asal ada CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dan e-RDKK," kata Mentan Syahrul yang disambut tepuk tangan para petani.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Menurut Mentan Syahrul, orang-orang yang menghembuskan informasi jika pupuk langka adalah yang ingin mencari keuntungan di balik pupuk bersubsidi.

"Ini terlalu cepat dibilang langka, padahal baru di drop. Tahap pertama baru turun, sudah teriak langka di sana-sini. Kalau begitu, ada yang kemungkinan mau dapat lebih, atau ada yang mau mengalihkan pupuk itu ke tempat lain," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.