Sabtu, 06 Jun 2026 20:19 WIB

Pupuk Bersubsidi Disebut Langka, Ini Jawaban Menteri Pertanian

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 12 Feb 2020 19:00 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di acara panen raya di Pasuruan
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di acara panen raya di Pasuruan

jatimnow.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyebut terlalu dini jika petani mengatakan adanya kelangkaan pupuk bersubsidi.

Itu disampaikan Mentan Syahrul Yasin Limpi saat menghadiri acara panen raya di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/2/2020)

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Bapak-bapak apakah pupuk bersubsidi langka?" tanya Mentan Syahrul.

Mendengar pertanyaan tersebut, para petani yang hadir menjawab jika pupuk bersubsidi kini mengalami kelangkaan.

Mentan Syahrul mengatakan pupuk telah dilakukan pendropingan tahap pertama dan masih proses pembagian secara merata.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

"Setelah saya cek. Alokasi pupuk itu ada, tapi belum dibagi secara merata. Kenapa pupuk belum dibagi, karena ada rencana difinitif kebutuhan kelompok (e- RDKK) yang belum jalan dengan baik dan sebagainya," terangnya.

Ia meminta kepada Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) untuk pembagian pupuk.

"Nah, KTNA mulai hari ini urusi dengan baik, saya siap bantu. Kalau ada kelangkaan, tinggal sebutkan di desa mana di kecamatan apa. Asal ada CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dan e-RDKK," kata Mentan Syahrul yang disambut tepuk tangan para petani.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Menurut Mentan Syahrul, orang-orang yang menghembuskan informasi jika pupuk langka adalah yang ingin mencari keuntungan di balik pupuk bersubsidi.

"Ini terlalu cepat dibilang langka, padahal baru di drop. Tahap pertama baru turun, sudah teriak langka di sana-sini. Kalau begitu, ada yang kemungkinan mau dapat lebih, atau ada yang mau mengalihkan pupuk itu ke tempat lain," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.