Sabtu, 13 Jun 2026 23:07 WIB

Unair Klaim Miliki Alat Pendeteksi Virus Corona Berstandar WHO

Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih
Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih

jatimnow.com - Universitas Airlangga (Unair) mengklaim berhasil menemukan alat pendeteksi atau reagen virus corona.

Penemuan alat yang sesuai dengan standar Badan Kesehatan Dunia PBB yaitu World Health Organization (WHO) tersebut atas hasil kerja sama dengan Kobe University Jepang.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Kami dan Kobe University telah menemukan reagen Virus Corona. Reagennya yaitu premier spesifik yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang yang suspect atau terkonfirmasi virus Corona," jelas Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, ini merupakan berita baik untuk meyakinkan masyarakat luas akan status positif dan negatifnya virus corona di Indonesia.

"Masyarakat bisa memanfaatkan lembaga kami di LPT untuk mengidentifikasi ada tidaknya masyarakat yang terkena virus corona," ujar Guru Besar Akuntansi itu.

Menurutnya, alat tersebut memiliki keakurasian yang cepat dan cukup menggunakan dahak pasien yang terindikasi virus corona.

"Tidak butuh waktu lama dalam mengidentifikasi virus tersebut, hanya beberapa jam saja dengan mendeteksi sampel dahak pasien yang dikeluarkan. Akurasi dalam mendeteksi terjangkitnya virus tersebut yakni 99 persen," paparnya.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Saat ini alat tersebut hanya dimiliki oleh dua lembaga di Indonesia yakni di Unair dan Balitbang Kementerian Kesehatan.

Nasih berharap identifikasi tersebut diharapkan bisa memberikan riset yang benar-benar bisa mengatasi virus tersebut.

"Kita tidak berdoa agar virus itu ada, hanya upaya identifikasi. Dan kita tetap berharap hal itu benar-benar tidak ada di Indonesia," ungkapnya.

Unair juga membuka peluang kerja sama seluas-luasnya. Jika ada universitas atau rumah sakit yang diduga terkena virus tersebut untuk bisa dibawa ke Unair dengan melalui proses identifikasi.

Baca Juga: Siswa SMAK Penabur Raih Golden Ticket FK UNAIR 2026, Bukti Konsistensi dan Kerja Keras

Artinya Unair telah siap melakukan identifikasi mulai proses awal sampai tahap penyembuhan jika adanya pasien terindikasi virus corona.

"Berkenaan dengan ini kami juga menyiapkan tim ahli dari RSU dr Soetomo, RS Unair, LPT dan beberapa pakar yang dikepalai oleh Prof Soetjipto," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.