Minggu, 07 Jun 2026 00:21 WIB

Meriahnya Perayaan Imlek di Banyuwangi

Pertunjukan Barongsari menjadi salah satu kemeriahan Perayaan Tahun Baru Imlek di Banyuwangi
Pertunjukan Barongsari menjadi salah satu kemeriahan Perayaan Tahun Baru Imlek di Banyuwangi

jatimnow.com - Perayaan Tahun Baru Imlek ke 2751 di Banyuwangi berlangsung meriah. Ratusan warga dari berbagai kalangan berbaur dan ikut bergembira dalam kemeriahan pesta yang dipusatkan di area Klenteng Ho Tong Bio, Kelurahan Karangrejo.

Perayaan Imlek dibuka Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, pada Minggu (2/2/2020) malam. Turut Hadir jajaran Forpimda, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) sekaligus Ketua MUI Moh. Yamin dan Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hoo Tong Bio Sylvia Ekawati.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Wabup Yusuf mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian dari keragaman budaya di Banyuwangi. Perayaan tahun baru ini pun selalu disambut gembira oleh semua warga setiap tahunnya.

"Tahun Baru Imlek bukan hanya mendatangkan kegembiraan bagi etnis Tionghoa di Banyuwangi, tapi juga bagi seluruh warga. Makanya acara ini juga kami masukkan ke dalam agenda pariwisata tahunan Banyuwangi Festival," terang Wabup Yusuf.

Dalam momen itu, Wabup Yusuf juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada seluruh warga Tionghoa yang telah ikut bersama-sama membangun Banyuwangi. Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin akan semakin kuat untuk menyongsong kesesejahteraan bersama.

"Terimakasih untuk sumbangsihnya bagi Banyuwangi. Selamat merayakan Hari Imlek di Tahun 2020 ini. Gong Xi Fat Cai," sambung Wabup Yusuf.

Wabup Yusuf Widyatmoko saat membuka perayaan Tahun Baru Imlek di BanyuwangiWabup Yusuf Widyatmoko saat membuka perayaan Tahun Baru Imlek di Banyuwangi

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Puncak perayaan Tahun Baru Imlek itu ditandai dengan pemukulan Tambor oleh Wabup Yusuf dan segenap tamu kehormatan. Puncak kemeriahan acara dimulai saat beragam kesenian tradisional Tionghoa mulai ditampilkan.

Acara dimulai dengan atraksi barongsai yang merupakan tarian kebudayaan Tionghoa yang melambangkan kekuatan, kebijaksanaan dan keunggulan serta dipercaya sebagian media pengusir roh-roh jahat.

Juga ada atraksi memukau Leang Leong yang begitu menghibur. Disusul penampilan kreatif dari pelajar sekolah mandarin yang menampilkan musik dan tarian khas, hingga kelompok musik Lalare Orkestra yang membawakan lagu Banyuwangi dengan versi Mandarin.

"Saya atas nama masyarakat Tionghoa Banyuwangi sangat bersyukur bisa merayakan Tahun Baru Imlek ini bersama-sama masyarakat Banyuwangi secara keseluruhan tanpa sekat-sekat etnis dan agama. Saya berharap semoga perayaan Imlek ini dapat memberi kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan," tutur Ketua TITD Hoo Tong Bio, Sylvia Ekawati.

Baca Juga: Intip Cara Unik BRI Mulyosari Manjakan Nasabah di Momen Imlek

Festival Imlek tahun ini ditutup penampilan super meriah dari kolaborasi Leang leong, barongsai, Barong Banyuwangi dan Barong Bali yang semuanya tampil apik dan disambut tepuk tangan penonton.

Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek telah berlangsung sejak Jumat (31/2/2020). Diawali dengan pertunjukan Wayang Potehi di depan kelenteng. Ini merupakan kesenian wayang klasik perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa. Pertunjukan ini akan berlangsung tiga hari hingga Minggu (2/2/2020).

Juga ada 'Pecinan Street Food' di area Klenteng Ho Tong Bio tapatnya di sepanjang Jalan Ikan Gurame, Kelurahan Karangrejo. Di sini dapat ditemukan beragam masakan khas Tionghoa, mulai dari dimsum, lontong cap go meh, bebek atau ayam peking, sate Tai Chan hingga nasi goreng hitam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.