Selasa, 28 Jul 2026 15:44 WIB

Prostitusi Libatkan Para Janda di Pacet Mojokerto Dibongkar

AA, mucikari yang menawarkan para janda di Pacet, diamankan di Mapolres Mojokerto
AA, mucikari yang menawarkan para janda di Pacet, diamankan di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Seorang pemuda yang sehari-hari menawarkan paket kamar vila beserta perempuan di wilayah Pacet, diciduk Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Mojokerto.

Pemuda itu bernama AA, warga Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Dalam aksinya, ia berperan sebagai mucikari yang menjajakan sejumlah perempuan untuk para pria hidung belang. Ia juga menyediakan kamar vila plus-plus.

Baca Juga: Telapak Temukan Dugaan Pencemaran Kali Porong Mojokerto, Bakal Lapor Menteri LH

Kapolres Mojokerto AKBP Feby Hutagalung mengatakan, penangkapan dilakukan atas informasi warga yang resah dengan kegiatan prostitusi terselubung di daerah Pacet.

"Hasil penyelidikan diperoleh ada mucikari yang menawarkan perempuan-perempuan yang bisa melayani kencan di vila tertentu," terang Feby, Selasa (28/1/2020).

Feby menambahkan, mucikari mematok tarif Rp 900 ribu sekali kencan, dengan rincian Rp 500 ribu untuk perempuan yang ditawarkan, Rp 250 ribu untuk sewa vila dan sisanya Rp 150 ribu, diambil mucikari.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Dari pengakuan pelaku, perempuan yang ditawarkan ke pelanggannya berstatus janda dan perempuan ini sudah cukup lama ditawarkan oleh pelaku," bebernya.

Mantan Kapolres Lamongan ini menyebut, modus pelaku yaitu menawarkan perempuan-perempuan itu kepada tamu vila sebelum masuk ke kamar vila.

"Lalu pelanggan dan pelaku bertukar nomor handphone. Lalu pelaku menghubungi perempuan itu untuk menemani pelanggan. Apa ada prostitusi terselubung, kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan banyak juga yang lainnya," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Sementara itu, Aditya Afandi mengaku bahwa dirinya sudah menjalankan bisnis prostitusi itu sejak 6 bulan lalu.

"Ada dua perempuan yang saya tawarkan. Sudah 6 bulanan pak, saya dapat imbalan sekitar Rp 150 sampai 200 ribu," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.