Kamis, 23 Jul 2026 01:25 WIB

KKN Mahasiswa Surabaya ini Dukung Desa Wisata Budaya di Ponorogo

Festival Malam Bulan Purnama dan Gebyar Budaya
Festival Malam Bulan Purnama dan Gebyar Budaya

jatimnow.com - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang berlangsung di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo bertepatan dengan Festival Malam Bulan Purnama dan Gebyar Budaya.

Dalam acara tersebut, warga desa menampilkan berbagai kesenian khas desa. Selain reyog, ada pula seni Gajah-Gajahan, atraksi Pencak Silat, Orkes Melayu, dan banyak lagi penampilan lainnya.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

Festival yang diselenggarakan pada 11-12 Januari kemarin merupakan inisiatif dari warga desa yang didukung penuh oleh Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.

Dalam pelaksanaan KKN di desa tersebut pada 6-17 Januari 2020, program kerja dari tiga puluh mahasiswa yang terlibat diarahkan untuk membangun pondasi desa wisata budaya di Plunturan.

"Masing-masing mahasiswa berkontribusi sesuai dengan keahliannya masing-masing. Misalnya, mahasiswa teknik merancang beragam infrastruktur yang dibutuhkan oleh desa wisata. Sedangkan, mahasiswa sastra melakukan pemetaan dan pengarsipan kesenian desa," ujar Amalia Nurul, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, dari kegiatan KKN juga digelar inovasi pengolahan ubi yang merupakan sumber daya alam utama desa menjadi brownies ubi.

Olahan ini, ditambah dengan kreasi suvenir penciri desa, diharapkan dapat menjadi oleh-oleh khas Desa Plunturan sebagai desa wisata budaya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Mbah Bikan, salah satu sesepuh budayawan Desa Plunturan mengatakan pihaknya berupaya untuk berkreasi dan berinovasi dengan Reyog.

Menurutnya, Reyog pakem lama merupakan kesenian Reyog asli Ponorogo yang belum tersentuh pembaruan. Kesenian ini masih murni mengikuti ajaran leluhur.

Baik dari segi musik pengiring, pakaian penari, maupun gerakan tarian. Menamakan diri sebagai Reyog Onggopati, pengelolaan dan pelatihan reyog di Desa Plunturan dilakukan secara lintas generasi.

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

"Anak-anak memang sudah dikenalkan dan bahkan ikut berpartisipasi dalam penampilan reyog desa, dengan harapan agar tiap generasi selalu memiliki penerus untuk pelestarian kesenian Reyog pakem lama," terangnya.

Keunikan lain yang dimiliki oleh desa ini ialah keberadaan penari Reyog perempuan. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, kini para wanita dewasa maupun remaja di Plunturan mampu mengisi berbagai posisi pada penampilan Reyog.

Mulai dari jathil, warok, ganongan, maupun barong. Meski sempat ditentang oleh beberapa pihak karena selama ini Reyog identik dengan laki-laki, kini Reyog perempuan Desa Plunturan telah mengantongi izin dan terdaftar secara resmi di Dinas Pariwisata Ponorogo.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.