Musim Pancaroba, Waspadai Demam Berdarah
jatimnow.com - Beberapa hari ini saya banyak mendapati pasien dengan keluhan demam tinggi, pusing, nyeri kepala, mual, maupun badan terasa nyeri semua.
Hasil pemeriksaan laboratoriun nenunjukkan penurunan angka Trombosit yang cukup signifikan, suatu penanda gejala dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Baca Juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Malaiscope, Alat Deteksi Cepat Malaria
Di musim dengan cuaca extreme seperti ini, hujan bisa turun sewaktu-waktu, lalu disertai dengan cuaca panas yang terik dan menyengat. Iklim seperti itu sangat potensial dalam perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus Demem berdarah.
Nyamuk ini merupakan nyamuk yang sangat agresif di suhu panas. Aktif di pagi dan sore hari, tepat saat anak-anak sedang belajar di sekolah maupun saat pulang istirahat di rumah. Angka penularan penyakit ini di negara tropis seperti Indonesia, cukup tinggi.
Baca Juga: Pakar Sebut Cuaca Ekstrem Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas
Waspada penyakit DBD saat musim hujan tiba. Pada musim hujan biasanya warga lupa membersihkan tempat penampungan yang menjadi sumber genangan air di sekeliling rumah seperti kaleng bekas, botol dan tempurung kelapa.
Seminggu saja tidak dibersihkan, maka dalam satu wadah bisa menampung ratusan hingga ribuan jentik nyamuk.
Baca Juga: HCML dan PMI Gelar Donor Darah, 71 Kantong Darah Terkumpul
Dampaknya, warga akan rawan terkena penyakit DBD. Maka itu, semua pihak wajib saling mengingatkan dan senantiasa menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Editor : RedaksiURL : https://jatimnow.id/baca-22048-musim-pancaroba-waspadai-demam-berdarah