Selasa, 23 Jun 2026 16:22 WIB

Tiga Film Karya Siswa SMK di Surabaya Masuk Nominasi FFS 2018

Tiga film karya siswa SMK dr Soetomo Surabaya yang lolos nominasi.
Tiga film karya siswa SMK dr Soetomo Surabaya yang lolos nominasi.

jatimnow.com - Tiga film karya siswa SMK dr Soetomo Surabaya, lolos sebagai nominasi kompetisi film nasional yang digelar dalam ajang Festival Film Surabaya (FFS) ke 7.

Tiga karya film tersebut diantaranya berjudul The Box, Duel Viral dan Monokrom Ibu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Setya Wisnu Pradana Putra, sutradara film berjudul the box menjelaskan, karya film garapannya itu berdurasi enam menit, menceritakan merubah sosok pengemis muda, dengan memberikan sebuah kotak yang berisi semir sepatu.

"Kami ingin menyampaikan bahwa sosok pemuda itu jangan hanya mengharapkan belas kasihan orang lain, tapi lebih berusaha dan bekerja dengan giat untuk memperoleh rejeki," terangnya, Kamis (27/4/2018).

Setya mengatakan, selama proses penggarapan film, membutuhkan waktu satu bulan dengan kamera pinjaman. Dirinya mengaku hanya mengalami sedikit kendala pencahayaan dan audio.

"Kamera untuk penggarapan film, saya harus pinjam di sekolah dan tempat magang. Lokasi syuting juga di dekat-dekat sekolah," terangnya.

Sementara, Sutradara film Duel viral, Aditya Yudha Islamic mengatakan, filmnya bercerita tentang sesama teman yang saling beradu untuk menjadi viral di media sosial. Saat yang satu kalah, maka minumannya akan dikasih ke teman yang lainnya.

"Produksinya memakan waktu sebulan. Untuk narasinya saya buat sendiri. Sementara durasi film ini 4.20 menit," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Sedangkan satu film lagi yng masuk nominasi adalah Monokrom Ibu karya Raditya Wahyu.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Dr Soetomo Surabaya Supardi mengatakan, tiga dari 11 film pendek yang dilombakan itu beradu dengan para peserta se-Indonesia.

"Ada 11 karya yang diikutikan FFS. namun hanya tiga saja yang lolos. Film-film itu tugas akhir yang diwajibkan setiap siswa untuk membuat karya dan sebagai upaya memotivasi siswa agar memberanikan diri dan mencoba," ujar Supardi.

Pembimbing film SMK Dr Soetomo Ashari mengatakan, total ada 309 dari kota Surabaya, Lampung, Denpasar, Depok, Bandung, Aceh, Payakumbuh, Klaten dan Boyolali yang masuk FFS.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Film-film tersebut akan dinilai pada tanggal 14-16 April. Dari 309 karya itu nantinya ada 44 yang dipilih.

"Nantinya, film itu akan dinilai oleh juri yakni Enggong Supardi dan Sol Amrida. Panitia hanya membantu juri kurasi," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.