Minggu, 14 Jun 2026 09:33 WIB

Soal Ujian Sekolah Bertuliskan Khilafah di Kediri Dipastikan Ditarik

Tulisan khilafah yang ada dalam soal ujian sekolah MA di Kediri
Tulisan khilafah yang ada dalam soal ujian sekolah MA di Kediri

jatimnow.com - Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) memastikan telah menarik soal ujian mata pelajaran fiqih kelas XII Madrasah Aliyah (M) di Kabupaten Kediri, yang tertera tulisan khilafah.

Selain itu, Kemenag Jatim juga menginstruksikan agar para siswa MA di Kabupaten Kediri, untuk melaksanakan ujian ulang mata pelajaran fiqih, dengan materi soal yang baru.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Soalnya sudah ditarik dan dibuat soal lagi. Isinya nanti bukan membahas khilafah," kata Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Moh Amin Mahfud saat dihubungi jatimnow.com, Kamis (5/12/2019).

Amin menegaskan, para siswa akan melaksanakan ujian ulang mata pelajaran fiqih. Rencana ujian ulang tersebut akan digelar pada waktu antara 11 hingga 13 Desember 2019.

"Ada ujian ulang. Ujian ulangnya sekitar 11-13 Desember, karena harus menyelesaikan jadwal yang sudah tersusun," jelasnya.

Baca juga:  

Amin juga menyebut sudah memanggil semua pihak terkait yang membuat dan mencetak soal bertuliskan khilafah tersebut. Hasilnya, ia tidak menemukan unsur kesengajaan yang dilakukan pembuat. Sebab pembuat melakukan copy paste (copas) dari soal ujian sekitar tahun 2010.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Menurutnya, soal itu seharusnya dibuat Kelompok Kerja Madrasah (KKM) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) khusus fiqih. Dalam rapat ada kesepakatan untuk menunjuk guru-guru fiqih membuat soal. Namun ternyata, guru-guru itu sepakat menunjuk satu orang.

"Ternyata satu orang guru itu selesai membuat soal, tidak ditelaah, tidak dikoreksi, langsung naik cetak dan diberikan pada anak-anak di ujian. Jadi ada miss, mestinya ada telaah, dikonfirmasi, ternyata tidak dilakukan," terang Amin.

Masyarakat Kediri digegerkan dengan beredarnya beberapa soal ujian sekolah yang bertuliskan khilafah. Soal tersebut terdapat dalam Penilaian Akhir Semester (PAS) untuk mata pelajaran fiqh Kelas XII Madrasah Aliyah (MA) sederajat.

Dari 7 soal pilihan berganda, terdapat 6 soal tentang khilafah. Pertanyaan dalam soal tersebut menyangkut tentang dasar dan prinsip khilafah.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Apakah di daerah lain di Jawa Timur di luar Kabupaten kediri juga ditemukan soal lain yang mengandung tema khilafah. Amin mengaku belum menemukan dan belum mendapat laporan.

"Sampai sekarang saya belum menerima laporan. Kalau memang ada soal semacam itu, ya harus dicabut dan diuji ulang dengan materi tidak memuat khilafah," tegasnya.

"Tadi sudah saya sampaikan, kalau memang ada di madrasah lain, ada konten memuat khilafah, maka itu harus dicabut dan dilakukan ujian ulang," tandas Amin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.