Rabu, 22 Jul 2026 03:30 WIB

Pengusaha Tahu Siap Mengganti Bahan Bakar Sampah Plastik, Asalkan...

Aktivitas pabrik tahu menggunakan bahan bakar sampah plastik
Aktivitas pabrik tahu menggunakan bahan bakar sampah plastik

jatimnow.com - Meski membantah tidak ada dampak dari asap limbah plastik yang dipakai untuk bahan bakar pabrik tahu yang dikelolanya, tapi pengusaha pabrik tahu di Dusun Klagen, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo siap berganti bahan bakar.

"Kalau harganya sama seperti sampah plastik atau tidak lebih mahal dari plastik, asalkan murah, yang penting sama-sama jalan dan itu baik, kita pakai aja," tutur Mulyono salah satu pengusaha tahu di wilayah tersebut, Rabu (20/11/2019).

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Menurut Mulyono, selama ini sekitar 30 pengusaha tahu sebagian besar memakai sampah plastik dengan campuran serutan atau serbuk kayu untuk bahan bakar memproduksi tahu.

Baca juga:  Asap Pabrik Tahu Disebut Racuni Telur, Warga: Tidak Ada Keluhan

"Sampah plastik harganya Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu. Kalau kayu satu truk harganya Rp 3 juta," jelas Mulyono saat ditemui di pabrik tahu miliknya.

Baca Juga: Indah Kurnia Ajak Warga Sidoarjo Dukung Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Selama pemakaian sampah plastik menjadi bahan bakar tahu, lanjut Mulyono, tidak ada keluhan dari warga dan ternak serta tetap mengonsumsi telur.

"Tidak ada keluhan tentang telur beracun, buktinya semua ternak aman saja dan warga tetap makan telur," tegasnya.

Baca Juga: Dorong Efisiensi Industri, Kawan Lama Solution Expo 2026 Hadir di Surabaya

Mulyono menambahkan, pabrik tahu itu sudah dikelola orang tuanya sejak tahun 2006. Dan selama itu, asap yang dikeluarkan oleh pabrik, sekitar 30 pabrik tidak pernah dikeluhkan.

"Tidak ada keluhan apa-apa, produksi pakai itu (sampah plastik). Buktinya selama ini tidak ada keluhan tentang telur beracun, buktinya ternak juga baik aja. Tolong jangan dibesar-besarkan, selama ini tidak ada keluhan dari warga," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.