Minggu, 14 Jun 2026 06:53 WIB

Ketika Warga di Kota Blitar Hidup dengan Minimnya Air Bersih

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 07 Nov 2019 12:40 WIB
Salah satu warga di Kota Blitar menunjukkan sumurnya yang mengalami kekeringan
Salah satu warga di Kota Blitar menunjukkan sumurnya yang mengalami kekeringan

jatimnow.com - Kekeringan masih melanda beberapa wilayah di Kota Blitar, meski hujan sempat mengguyur. Kekeringan terparah dirasakan warga Kelurahan Sentul dan Kelurahan Tanjungsari.

"Baru kali ini, saya mendapati sumur di sini kering. Mesin pompa air itu nyala mas, tapi airnya nggak mau naik ke atas," kata Mulyono, warga Kampung Jurang Sembot, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Kamis (7/11/2019).

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Menurut Mulyono, keringnya air sumur itu baru pertama kali terjadi dan sudah berlangsung sekitar 10 hari. Ia mengaku cukup kerepotan, lantaran harus mencari air untuk kebutuhan keluarganya. Apalagi ari sungai terdekat, juga sudah mengering.

"Kalau untuk minum saya pakai air galon itu. Kalau untuk kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus), saya beli pakai jerigen. Semalam ada bantuan air bersih dari Pemkot Blitar, tapi satu tanki," ungkapnya.

Hal yang sama juga dikatakan Mardiningsih, tetangga Mulyono. Saat bantuan air bersih datang, ia tertidur pulas, sehingga tidak kebagian jatah.

Baca Juga: Kementan Siapkan Langkah Strategis Jaga Produktivitas Hasil Pertanian di Lamongan

"Kalau saya, minta air ke saudara saya. Semalam ada (bantuan dari Pemkot Blitar) tapi saya sudah tidur. Semoga ada lagi," harapnya.

Informasi di lapangan, kekeringan juga terjadi di beberapa titik di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan termasuk di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo. Sumur warga di wilayah tersebut juga mengering.

Baca Juga: BMKG Ungkap Peta Kemarau Jatim 2026: Mayoritas Kering Mulai Mei

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol) dan Penanggulan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar Hakim Sisworo menyebut, ada 10 kepala keluarga yang terdampak kekeringan di wilayah Jurang Sembot. Ia meminta warga untuk aktif melapor ke pemerintah bila terdampak kekeringan.

"Kami minta RT untuk melapor bila terjadi kekeringan. Hingga saat ini laporan yang masuk baru di Jurang Sembot ya. Kalau ada laporan yang masuk, tentu kami siap membantu," tegas Hakim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.