Sabtu, 06 Jun 2026 14:52 WIB

Kementan Siapkan Langkah Strategis Jaga Produktivitas Hasil Pertanian di Lamongan

Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementan, Hermanto bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau Waduk Wonokromo di Tikung. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementan, Hermanto bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau Waduk Wonokromo di Tikung. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com Musim kemarau menjadi tantangan besar bagi Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga produktivitas hasil pertanian, khususnya di wilayah lumbung pangan.

Untuk menghadapi hal tersebut, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan, Hermanto, melakukan kunjungan ke Kabupaten Lamongan dan meninjau langsung Waduk Wonokromo guna memastikan ketersediaan pasokan air.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Dalam keterangannya, Hermanto menyampaikan bahwa Kementan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan normalisasi sumber air, termasuk sungai dan potensi air lainnya.

“Dalam mengantisipasi kemarau, kami bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan normalisasi, termasuk sungai-sungai dan potensi air yang ada. Intinya, kami harus memastikan sumber-sumber air ini diperbanyak agar pada musim kemarau tidak terjadi kekurangan air,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Setelah meninjau kondisi waduk, Hermanto menambahkan bahwa Kementan berencana melakukan intervensi melalui pemasangan sistem irigasi perpompaan dan perpipaan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

Ia menargetkan pemasangan irigasi perpompaan dapat terealisasi dalam minggu ini atau paling lambat minggu depan, sehingga air dari waduk dapat dialirkan ke area persawahan.

“Jika kita mampu melewati bulan Mei dengan aman, maka pada Juni mendatang, insyaallah petani dapat melaksanakan panen raya dan terhindar dari risiko gagal panen akibat kekeringan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa langkah Kementan sangat membantu upaya pemerintah daerah, yang sebelumnya telah melakukan pemetaan terhadap sumber air yang tersisa pada masa tanam kedua.

Baca Juga: 55 Ruas Jalan Lamongan Sepanjang 35 Km Masuk Prioritas Perbaikan

“Kami berterima kasih atas dukungan Pak Dirjen, khususnya terkait bantuan irigasi perpompaan dan perpipaan yang dijanjikan. Begitu alat tersebut tersedia, kami akan segera memasangnya tanpa penundaan. Hal ini sangat penting untuk memperkuat kesiapan kami dalam menghadapi musim kemarau,” ungkap Yuhronur.

Pemerintah optimistis bahwa sinergi antara normalisasi sungai dan pengadaan sistem pompa dapat meminimalkan risiko gagal panen di Lamongan secara signifikan, sehingga stabilitas pangan tetap terjaga dan berkelanjutan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.