Jumat, 24 Jul 2026 14:44 WIB

Jelang Piala Dunia U-20, Pemerintah Diminta Kompak

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah di semua level diimbau kompak mensukseskan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Politisi Partai NasDem Effendy Choirie berharap, kejadian kunjungan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Minggu (3/11/2019), tidak boleh terulang. Sebab, selain pintu terkunci, tidak ada satu pun pejabat dari Pemkot Surabaya mendampingi menteri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Kalau ada pemerintah pusat tugas ke daerah, ya pejabat pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten atau pemerintah kota, harus mendampingi. Itu wajib, baik secara peraturan, protokoler maupun adab dan kepantasan," terang Effendy Choirie atau Gus Choi kepada jatimnow.com, Senin (4/11/2019).

Ia menerangkan, urusan olahraga terutama sepak bola, terkait dengan lapangan bola, stadion dan seluruh sarana prasarana yang diperlukan untuk mencapai prestasi, apalagi untuk even piala dunia, seharusnya disukseskan dengan visi, misi, sikap dan komitmen yang sama.

"Bersatu padu dan gotong royong mendukung program dan rencana pemerintah tersebut," tutur Gus Choi.

Legislatif, eksekutif maupun yudikatif, serta seluruh instrumen negara dan seluruh kelompok masyarakat, mesti harus kompak.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Tulungagung Dari Partai NasDem Diganti, Ini Alasannya

"Kompak mempersiapkan diri menjadi sohibul bait (tuan rumah) yang baik, tuan rumah yang ramah dan beradab, berprestasi dan membanggakan," tambah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem ini.

Mantan Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur ini menegaskan, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah tidak setiap negara memiliki kesempatan tersebut.

Ia berharap, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten maupun kota, harus saling bersinergi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Hilangkan arogansi kekuasaan. Buang fanatisme partai atau kelompok. Redam hiruk pikuk politik yang saling menghujat dan menjatuhkan," tuturnya.

"Semua penyelanggara negara, sesama penyelenggara negara mestinya saling mendukung, saling terbuka, transparan untuk kemajuan bersama, bangsa dan negara," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.