Jumat, 24 Jul 2026 20:06 WIB

Emak-emak di Probolinggo Tabuh Alat Dapur Keliling Kampung, Ada Apa?

Emak-emak bawa alat musik dapur ingatkan bahay stunting
Emak-emak bawa alat musik dapur ingatkan bahay stunting

jatimnow.com - Puluhan emak-emak yang tergabung dalam Kader Posyandu se Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo melakukan kegiatan unik berkeliling kampung dengan menabuh alat dapur, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat dalam menekan stunting bagi balita.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Para emak-emak menyanyikan lagu tentang stunting dengan alunan musik diiringi tabuhan berbahan alat dapur seperti galon air, tutup panci, sendok makan, alat gorengan dan lain-lain.

Sunanti Minda (49), salah satu emak-emak asal Mangunharjo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya stunting.

"Masyarakat diharapkan bisa lebih sadar dalam pentingnya menjaga kesehatan dalam upaya menekan stunting terhadap anak dan balita," katanya.

Kader Posyandu Puskemas Jati ini menegaskan pihaknya akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

"Selain memberikan pesan agar ibu-ibu memperhatikan gizi bagi putra putrinya untuk menekan stunting, kegiatan ini juga memberikan hiburan bagi masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan data terakhir dari Puskesmas Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo bahwa tercatat 17 persen dari 178 anak yang menderita stunting.

Ketua Tim PKK Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Reny Windi Abbas menegaskan pihak terus melakukan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan bayi dan anak.

Baca Juga: Pedagang Tempe di Probolinggo Menjadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Raib

"Terutama mengenai pemberian gizi seimbang sehingga angka stunting bisa terus ditekan dari tahun ke tahun," harapnya.

Diharapkan masyarakat secara rutin membawa balita dan anak untuk mengikuti imunisasi.

"Jika dalam pemberian imunisasi tidak secara rutin dikhawatirkan akan rawan terserang penyakit termasuk masalah stunting," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.