Minggu, 14 Jun 2026 04:52 WIB

50 Pasutri Ingin Adopsi Bayi Perempuan yang Dibuang di Rumah Bidan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 22 Okt 2019 13:11 WIB
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar  dan bayi yang kini dirawat di Puskesmas Ponggok
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar dan bayi yang kini dirawat di Puskesmas Ponggok

jatimnow.com - Kondisi kesehatan bayi perempuan dalam kardus yang ditemukan di depan teras bidan Anis Yuswiarningsih di Desa Sidorejo, Ponggok Kabupaten Blitar setelah dirawat di Puskesmas Ponggok kini telah stabil.

Dari keterangan puskesmas kepada polisi, sudah ada 50 pasangan suami istri (pasutri) yang ingin menjadi orang tua angkat bayi tersebut.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Baca juga: Bayi Perempuan dalam Kardus Dibuang di Rumah Bidan

"Sekarang sudah dirawat di Puskesmas Ponggok, kondisinya cukup baik. Laporan pihak Puskesmas, sudah ada 50 orang tua bersedia mengadopsi," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar saat menjenguk bayi tersebut, Selasa (22/10/2019).

Ia menambahkan, untuk keputusan adopsi bayi diserahkan ke pihak terkait. Sementara polisi terus menyelidiki kasus bayi dalam kardus yang dibuang itu. Adewira meminta kepada orang tua bayi untuk bertanggung jawab.

"Kami masih melakukan penyelidikan siapa identitas orang tua dari bayi ini. Kami meminta kepada orang tua (bayi) untuk mengakui dan mendatangi Polsek terdekat," pungkasnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Bayi perempuan tersebut diperkirakan lahir dua jam sebelum ditemukan dalam kardus di depan rumah bidan. Pihak Puskesmas belum bisa memastikan apakah bayi tersebut lahir dengan prosedur medis atau dilahirkan tanpa bantuan kesehatan.

"Belum bisa dipastikan (proses kelahiran bayi) dan perlu tindak lanjut. Dari segi penanganan perawatan sudah sesuai dengan perawatan bayi baru lahir," terang dokter umum Puskesmas Ponggok, dr Inaka Nugraheni.

Saat ditemukan, bayi tersebut memiliki berat empat kilogram dengan panjang 51 sentimeter dan kini kondisinya stabil dan sehat.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Tidak ada (infeksi dan kedinginan). Kondisi bayi stabil. Umur bayi sekarang masuk hari pertama, kemarin 0 hari," tutupnya.

Bayi perempuan menangis di dalam kardus menggegerkan warga Desa Sidorejo, Ponggok, Kabupaten Blitar. Bayi tersebut ditemukan oleh seorang mahasiswa Poltekes Malang yaitu Rossilawati (21) yang hendak praktek di rumah bidan Anis Yuswiarningsih.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.