Selasa, 23 Jun 2026 00:25 WIB

Wali Kota Risma akan Jadi Pembicara di Empat Sesi Forum PBB New York

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

jatimnow.com - Selama tiga hari, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan menjadi pembicara pada empat sesi forum global bersama para pemimpin dunia di markas besar PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) yang berlangsung di New York Amerika Serikat dari tanggal 23 hingga 25 September 2019.

Pada sesi pertama yang berlangsung Senin, (23/9) esok, Risma akan menjadi pembicara di United Nations (UN) Climate Action Summit. Dalam sidang PBB itu akan dibahas terkait penanganan perubahan iklim yang akan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres.

"Hari pertama aku diminta menjadi pembicara di sidang forum PBB, setelah Presiden Kenya dan Turkey. Nanti yang mimpin forum itu Sekjen PBB sendiri," kata dia saat menggelar jumpa pers di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam, Sabtu (21/9).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sidang PBB itu akan membahas terkait dampak dari pembangunan yang berkelanjutan. Forum ini bakal menyatukan ratusan pemimpin dari pemerintah, bisnis dan masyarakat sipil. Mereka akan bersama-sama menemukan solusi terhadap tantangan utama seputar perubahan iklim, kesehatan, inklusi, dan teknologi.

Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia itu, Wali Kota Risma bakal mengangkat isu terkait Sustainable Transportation.

Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengurangi penggunaan sampah plastik melalui layanan transportasi Suroboyo Bus, bakal dipaparkan di forum tersebut.

"Tapi kemudian besoknya aku juga diminta jadi pembicara di World Economic Forum di tempat lain," jelasnya.

Pada World Economic Forum yang berlangsung Selasa, (24/9), Wali Kota Risma didapuk menjadi pemimpin dalam diskusi yang bertajuk 'Scaling Up Local Climate Action for Global Impact' bertempat di Convene 730 Third Avenue, New York.

Baca Juga: Kalahkan Australia, Timnas Amerika Serikat Susul Meksiko ke Babak 32 Besar

Kemudian, pada sore harinya, ia kembali berpartisipasi pada forum Local and Regional Governments Forum (UCLG World) di UN Headquarter, markas PBB.

"Terus besoknya aku kembali lagi ke kantor pusatnya PBB, berbicara terkait SDGs (Sustainable Development Goals). Saya menjadi pembicara sebagai Wali Kota Surabaya," kata wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Pada hari ketiga, Rabu (25/9), Wali Kota Risma kembali diminta menjadi pembicara pada sesi keempat, yakni 'Localizing the SDGs' di UN Headquarter, markas PBB.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Selama tiga hari, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menjadi pembicara di sidang umum PBB yang dihadiri Kepala Negara dari seluruh dunia.

"Jadi aku berangkat dari Surabaya ke Jakarta, terus Doha dan selanjutnya New York. Setelah itu pulangnya aku ke Korea (Busan) ada peringatan 25 tahun hubungan sister city Surabaya – Busan, pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.