Kamis, 11 Jun 2026 18:19 WIB

Cerita Ningsih Tinampi Diserang Ribuan Dukun Santet

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 18 Sep 2019 17:53 WIB
Ningsih Tinampi mengobati pasiennya
Ningsih Tinampi mengobati pasiennya

jatimnow.com - Pengobatan alternatif yang dilakukannya terhadap pasien yang berobat membuat banyak dukun santet tidak menyukai keberadaannya.

Mereka berusaha menyerang terhadap Ningsih agar tidak lagi mengusir santet yang dibuat oleh dukun tersebut kepada korbannya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Mereka dukun santet tidak terima dan menyerangku secara berjamaah seluruh Indonesia. Kemarin ada 5 ribu dukun santet yang datang," kata Ningsih Tinampi, Rabu (18/9/2019).

Menurutnya, jika ada orang ingin tahu kedatangan para dukun santet ke tempat pengobatan dan menyerang dirinya, ia meminta agar membawa teman yang punya indra keenam.

"Biar tau sampean-sampean, bagaimana sukma-sukma mereka (dukun santet) dan setan-setan mereka itu menyerangku dengan berbagai cara," kata wanita yang mempunyai anak 5 ini.

Ia menceritakan, saat pertama kali diserang oleh dukun satet, dirinya akan langsung menyerang balik dengan memakan sukma sang dukun.

"Mereka jahat. Mereka sangat ingin membunuh keluarga ku," katanya.

Kini, setiap ada serangan dari dukun yang tidak suka dengan dirinya, Ningsih mengaku hanya menerimanya. Ia mengaku tidak lagi menangkis atau menyerang balik jika badannya telah disantet dukun.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Kalau sekarang ya tak biarin, mau nyantet aku silahkan. Pokoknya kalau aku kena santet, badanku tak idek-idekno (pijat dengan kaki). Lalu tak minumin air sendiri, dengan bacaan Al-Fatihah. Sudah sembuh. Saya disini hanya (menunaikan) kewajiban saja untuk membantu sesama umat manusia," katanya.

Saat ditanyakan tentang viralnya video pengobatan yang dilakukan dirinya di YouTube, Ningsih mengaku tidak pernah menyangkanya. Dirinya memposting video bukan semata-mata untuk mempromosikan aksi pengobatan alternatif miliknya.

"Sebenarnya niat saya memposting di YouTube, untuk dokumentasi saja. Sebab, memori HP saya sudah full," katanya.

Ia yang telah mendapat 1,3 juta subscriber ini bahkan mengaku postingannya sering disensor oleh YouTube.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Namanya aku ini wong ndeso ya. Pokoknya diupload. Gitu aja," terangnya.

Setahun dirinya mengunggah video pengobatan alternatif di YouTube tidak pernah mengedit sama sekali.

"Pengobatan saya ini terbuka. Tidak saya buat-buat. Semua orang boleh melihat," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.