Minggu, 14 Jun 2026 04:19 WIB

Anak Bacok Ibu di Blitar Ditangkap: Tantang Polisi hingga Putus Borgol

  • Penulis : CF Glorian
  • | Minggu, 15 Sep 2019 09:37 WIB
Heri Susanto diamankan bersama gergaji tangan yang dipakainya untuk membacok ibu kandungnya
Heri Susanto diamankan bersama gergaji tangan yang dipakainya untuk membacok ibu kandungnya

jatimnow.com - Tidak mudah bagi polisi untuk menangkap Heri Susanto (30), yang membacok Sai'in (50), ibu kandungnya sendiri. Saat masuk ke rumah tempat tinggal anak ibu itu, polisi dihadang Heri dengan senjata tajam jenis gergaji tangan.

Apalagi, gergaji itulah yang dipakai Heri mencabik-cabik beberapa bagian tubuh ibunya, hingga orang yang melahirkannya itu penuh luka dan sempat kritis. Heri membabi buta membacok ibunya pada Sabtu (14/9/2019) sore, di rumahnya di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Kegemparan itu terjadi saat Sai'in berlari keluar rumahnya dalam kondisi bersimbah darah. Ia meminta tolong tetangganya dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar.

"Saat kami datang ke TKP, korban sudah dibawa ke rumah sakit. Tapi kami harus mengamankan pelaku yang berada di dalam rumahnya," tutur Kapolsek Ponggok, Iptu Sony Suhartanto, Minggu (15/9/2019).

Baca juga:  Dibacok Anak Kandungnya, Seorang Ibu di Blitar Kritis

Betapa tidak, pelaku Heri menutup akses masuk rumahnya dengan mengunci semua pintu setelah membacok ibunya.

"Kami terpaksa memecahkan kaca rumah agar bisa masuk," terang Sony.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sony yang ketika itu berhasil masuk rumah kemudian berhadapan langsung dengan Heri yang masih memegang gergaji tangan. Meski begitu, Sony tak gentar dan langsung mencoba meringkus Heri, hingga pergumulan terjadi.

Sony bahkan sampai mengalami luka memar di tangannya setelah terlibat baku hantam dengan Heri yang terus melawan dan menodongkan gergaji tangan ke arah Sony. Berhasil diringkus, Heri lalu dibawa ke Mapolsek Ponggok.

"Gergaji yang dipakai pelaku untuk menganiaya ibunya itu gergaji yang dipakai untuk menyadap bunga kelapa. Karena itu pekerjaan pelaku sehari-hari," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Saat dibawa ke Mapolsek Ponggok, Heri berusaha kabur. Borgol yang dipakai untuk membelenggu Heri putus. Heri lalu melompat dari mobil Back Bone polisi. Warga di sekitar akhirnya turut mengejar Heri. Tiga kali tembakan peringatan polisi tak dihiraukan Heri hingga Heri terpaksa dilumpuhkan.

"Kami masih terus berupaya mengungkap motifnya bagaimana. Bu Sai'in atau korban juga masih dirawat di rumah sakit. Saksi juga masih kami periksa," papar Sony.

Namun dari keterangan sementara, sebelum peristiwa itu, Sai'in dan Heri sempat adu mulut. Cek cok itu terjadi saat Sai'in pulang dari kebun sekitar pukul 17.30 Wib, Sabtu (14/9/2019).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.