Senin, 08 Jun 2026 03:07 WIB

YT, Perampok Toko Emas di Magetan dan Jaringan Teroris

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 25 Agu 2019 09:52 WIB
YT (kanan) saat dilawan warga usai merampok uang dan perhiasan di toko emas di Magetan
YT (kanan) saat dilawan warga usai merampok uang dan perhiasan di toko emas di Magetan

jatimnow.com - Polisi belum membeberkan siapa sebenarnya YT (41), perampok Toko Emas Dewi Sri, di Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, yang akhirnya diperiksa intensif oleh Tim Densus 88 Antiteror.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifa'i baru membenarkan bila YT membawa benda diduga bom rakitan, pistol dan pisau. Namun saat ditanya apakah YT merupakan jaringan teroris, Rifai masih belum membeberkannya.

Baca Juga: Otak Kasus Perampokan Ditangkap Satreskrim Polres Probolinggo Kota

"Belum mau berkomentar saya. Tapi kalau penampilannya dengan menggunakan bom rakitan, pistol dan belati, memang benar," ujarnya.

Baca juga:  Catatan Kejahatan Perampok Toko Emas di Magetan

Namun, dari informasi yang didapat jatimnow.com di lapangan, saat diamankan setelah sempat dikeroyok warga, polisi menyita sejumlah barang bukti yang mengarah pada terorisme. Barang bukti itu adalah 2 kaleng diduga bom rakitan, sebuah buku baitul mal, 2 buah petasan, sebatang besi panjang 50 cm, 2 kotak korek kayu api, 2 buah baterai ABC serta selembar kertas tulisan cara merakit bom.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Barang bukti yang disita polisi dari tangan YTBarang bukti yang disita polisi dari tangan YT

Dalam aksinya sekitar pukul 09.30 Wib, Sabtu (24/8/2019), YT berhasil meminta paksa uang Rp 10 juta dari kasir toko emas yang kemudian dimasukkan ke dalam tas yang dibawanya. Warga Desa Kincang Wetan, RT 06/RW 10, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini bahkan merampas 5 cincin dan 3 gelang emas untuk dibawanya kabur.

Belum sempat menikmati hasil rampokannya, YT dihalau sejumlah warga yang saat itu berada di depan toko emas. YT pun sempat dikeroyok dan kemudian diamankan ke Mapolres Magetan. Dari interogasi itulah, Polres Magetan berkoordinasi dengan Tim Densus 88 yang akhirnya melakukan pengembangan.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Pada Sabtu sore hingga malam, Tim Densus 88 menggeledah rumah dan kios di Pasar Kincang, Jalan Diponegoro, RT 22 / RW 4 Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun yang merupakan milik keluarga besar YT.

Hingga Minggu (25/8/2019), dalam jaringan teroris, YT termasuk jaringan mana. Namun kabarnya, YT melakukan perampokan itu untuk pengumpulan dana yang diakomodir oleh jaringan teroris yang diikutinya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.