Minggu, 07 Jun 2026 03:33 WIB

Kasus Kejahatan Siber Meningkat, Ini Langkah Ubhara Surabaya

Seminar di Ubhara Surabaya
Seminar di Ubhara Surabaya

jatimnow.com - Maraknya kasus kejahatan siber di Indonesia mengkhawatirkan semua pihak. Dari data yang ada, tercatat ada 800 kasus kejahatan siber yang belum tertangani.

Guna menurunkan angka kejahatan tersebut, Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menggelar seminar nasional bertema "Cyber Crime dan Penanganan Kepolisian di Negara Kesatuan Republik Indonesia", Kamis (18/7/2019).

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

Seminar yang mendatangkan Kasubdit V Cyber Crime Polda Jawa Timur untuk membedah maraknya kasus kejahatan siber dan membekali mahasiswa untuk membantu polisi menurunkan angka kejahatan ketika melakukan kerja lapangan (KKL).

Rektor Ubhara, Brigjen Pol (Purn) Drs Edy Prawoto mengatakan angka kejahatan siber di Indonesia khususnya di Jatim mengkhawatirkan.

Setidaknya ada 800 kasus yang belum tertangani di kepolisian. Ubhara Surabaya ingin turut serta menurunkan angka kejahatan siber tersebut.

"Cyber crime cukup penting bagi kita, karena menyangkut semua aspek kehidupan baik itu ideologi politik, ekonomi dan sosial," katanya.

"Kami ingin mahasiswa memahami benar cyber crime ini karena sudah masuk semua spek kehidupan. Dengan memahami jangan sampai menjadi korban atau pelaku," imbuhnya.

Baca Juga: Surya Paloh di Ubahara Surabaya: Ruang Publik Kita Bising, Tapi Miskin Substansi

Melalui seminar tersebut, lanjut Edy, diharapkan mahasiswa dapat menyampaikan atau menyosialisasikan bahaya kehajatan siber pada masyarakat. Sosialisasi itu dilakukan mahasiswa Ubhara saat Kuliah Kerja Nyata (KKN).

"Mahasiswa hukum juga ada kurikulum cyber crime di semester VI. Ini sebagai respons kami menghadapi perkembangan dunia maya," ujarnya.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Cecep Susatya mengungkapkan kejahatan siber didominasi oleh ujaran kebencian dan berita bohong atau hoaks saat Pemilu 2019.

"Rata-rata pencemaran nama baik. Hoaks banyak terutama saat Pilpres 2019," ucapnya.

Baca Juga: Waspada Modus APK Saat Lebaran, BRI Imbau Nasabah Jaga Rekening

Polda Jatim juga mengapresiasi adanya kurikulum cyber crime di Ubhara. Menurutnya akademisi dibutuhkan keilmuwannya untuk mengungkap dan menindaklanjuti kejahatan siber.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.