Selasa, 23 Jun 2026 09:23 WIB

11 Desainer Angkat Budaya Lokal di Banyuwangi Fashion Festival

Sebelas desainer lokal tunjukkan karya di ajang Banyuwangi Fashion Festival
Sebelas desainer lokal tunjukkan karya di ajang Banyuwangi Fashion Festival

jatimnow.com – Sebanyak 11 desainer fashion daerah menampilkan 80 koleksi busananya dalam acara Banyuwangi Fashion Festival (BFF) di panggung Gedung Seni Budaya, Rabu (17/7) malam.

Ajang BFF kali ini melibatkan sebelas desainer lokal yang tergabung dalam Komunitas Designer Banyuwangi (KDB). Ada Sanet Sabintang, Olis, Isyam Syamsi, Eko P, Amuzaki, Setya, Ridho, dan Rizkyesa. Ada juga Nirmala, Esy, Ocha, dan Almira.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Adventure, Wisata Petualangan di Desa Paspan

Kesebelas perancang ini mengangkat rancangan bertemakan pesona seni budaya Banyuwangi. Muncullah busana dengan tema Mystic of Gandrung Banyuwangi, Jaripah, Panjer Keling, the Secret of Jaran Goyang, Barong Sunar Udara, hingga Janger Banyuwangi.

Seperti disajikan desainer Ridho dari Batik Sisik Melik yang mengangkat tema "Puter Kayun", sebuah tradisi napak tilas warga Boyolangu menaiki delman dari Boyolangu menuju Watu Dodol. Kekhasan budaya itulah yang diangkat Ridho dan diwujudkan dalam delapan busana Men’s Wear-nya.

"Saya tertarik mengangkat Puter Kayun untuk saya implementasikan di koleksi saya. Kuda yang identik dengan kegagahan, menurut saya cocok untuk koleksi busana pria ini. Sebelumnya, saya juga riset sedikit tentang Puter Kayun itu," kata Ridho.

Lain lagi dengan desainer Almira yang mengangkat tema Kuntulan yang berakar dari tradisi Islami warga Banyuwangi. Almira mengemasnya dalam balutan busana muslim hijab yang anggun, namun menampakkan ketegasan. Koleksinya yang diberi nama "evening gown" ini ditampilkan dengan nuansa putih dan soft purple.

Baca Juga: Shrimp Festival jadi Stimulan Budidaya Udang Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Ipuk Fiestiandani, istri Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya mengapresiasi karya para desainer Banyuwangi. Menurut dia, kian tahun kualitas desain para desainer lokal ini terus meningkat.

"Kualitas desainnya terus meningkat. Kami melihat ada peningkatan dari tahun ke tahun. Alhamdulillah, panggung yang dibuat pemkab rutin setiap tahun ini akhirnya mampu memicu kreativitas desain fesyen para desainer daerah. Kami sebagai warga Banyuwangi sangat bangga. Garis desain, warna, dan stylenya sangat beragam dan meningkat kualitasnya," puji Dani.

BFF semalam semakin meriah dengan hadirnya artis nasional Vidi Aldiano. Vidi yang baru pertama datang di Banyuwangi mengaku senang dengan keramahan kota Banywuangi.

Baca Juga: 12 Event Menarik Banyuwangi Festival di Juli 2024, Catat!

"Sejak turun dari bandara seneng disambut masyarakat yang ramah. Ternyata benar slogan ini "Ayo datang ke Banyuwangi, anda pasti ingin kembali". Itu persis seperti yang saya rasakan sekarang. Saya akan kembali ke Banyuwangi bersama teman-teman treveller-ku untuk ke Kawah Ijen," kata Vidi.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.